Hibah Closed House Senilai Rp2,235 Miliar untuk Riset Fakultas Peternakan Unpad

Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan PT. Charoen Pokphand Indonesia.(Humas Unpad)

Editor: Arif Sodhiq - Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Dekan Fakultas Peternakan Unpad Rahmat Hidayat mengatakan PT Charoen Pokphand Indonesia memberikan hibah pembangunan closed house senilai Rp2,235 miliar sebagai media pembelajaran dan riset Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran (Faped Unpad). 

“Closed house ini merupakan bagian dari rencana besar Fapet untuk pengembangan laboratorium lapangan untuk berbagai komoditas dan bidang ilmu peternakan yang terintegrasi dalam suatu sistem sustainable livestock technopark,” ujar Rahmat dikutip dari laman Unpad.

Rahmat mengatakan unggas menjadi bidang ilmu prioritas di Fapet Unpad. Menurut dia, minat mahasiswa akan kajian budidaya unggas sangat tinggi. Sebanyak dua persen lulusan Fapet Unpad terserap di industri perunggasan. Selain itu, banyak guru besar dan jabatan akademik dosen yang dilahirkan dari riset perunggasan.

Khusus untuk budidaya unggas, sistem tersebut dimulai dari pengembangan budidaya di close house, revitalisasi pengembangan rumah potong ayam, hingga pengembangan usaha makanan olahan ayam siap saji.

Dikatakan Rahmat, selain wadah pengembangan budidaya unggas, close house juga bermanfaat sebagai sarana Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, penambahan fasilitas pembelajaran modern, hingga peningkatan keterampilan kompetensi mahasiswa dan lulusan di bidang budidaya ayam broiler.

Sementara itu, Direktur Charoen Popkhand Indonesia, Tjiu Thomas Effendy mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pembelajaran di perguruan tinggi melalui pembuatan close house atau teaching farm. Melalui program itu, pihaknya ikut menyusun satu silabus mata perkuliahan untuk menyiapkan lulusan fakultas peternakan yang siap dipakai industri.

“Selain materi perkuliahan juga harus dibekali kemampuan fisik. Jangan sampai sarjana peternakan tidak tahu kaki ayam itu berapa,” kata Thomas.

Karena itu, kerja sama ini juga dibarengi dengan implementasi program ETC. Tujuannya agar mahasiswa dapat memperoleh bekal mengenai pengelolaan budidaya unggas hingga mengelola unsur komersial yang diperoleh dari hasil budidaya tersebut. Hal ini didasarkan, satu close house memiliki kapasitas 20 ribu ayam broiler.

“Setiap kemitraan kita akan ada unsur komersialnya. Setiap panen akan ada keuntungan di situ,” kata Thomas.

Kerja sama lainnya adalah pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang mampu secara akademik tetapi kurang mampu secara finansial.

Rektor Rina Indiastuti mengapresiasi kerja sama dengan Charoen Pokphand Indonesia. Pembuatan close house ini diharapkan menjadi prototipe pembelajaran mahasiswa dalam mengelola budidaya unggas. Selain itu, fasilitas ini juga mendukung peningkatan kualitas penelitian khususnya di Fapet Unpad.

Baca Juga: Hibah Closed House Senilai Rp2,235 Miliar untuk Riset Fakultas Peternakan Unpad
Kelahiran Sapi Program Sikomandan di Daerah Ini Lampaui Target

Unpad menjalin kerja sama dengan PT. Charoen Pokphand Indonesia. Dua fokus kerja sama yang akan dilakukan adalah pembangunan kandang ayam close house modern dan pengembangan Enterpreneurship Training Center (ETC).

Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor Unpad Rina Indiastuti dengan Presiden Direktur Charoen Popkhand Indonesia sekaligus Ketua Charoen Pokphand Foundation Indonesia Tjiu Thomas Effendy di  Unpad, Jatinangor pada 13 Januari 2022.

Video:

Video Terkait