Kelahiran Sapi Program Sikomandan di Daerah Ini Lampaui Target

Ilustrasi - Hewan ternak sapi.(Barantan)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 13 Januari 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Dinas Pertanian Kabupaten Agam mencatat kelahiran anak sapi melalui Program Sapi Kerbau Andalan Komoditas Negeri (Sikomandan) sebanyak 4.970 ekor. Angka itu melebihi target tahun 2021 yang sebanyak 3.500 ekor.

"Kelahiran anak sapi meningkat 1.470 ekor dari target selama 2021," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, Kamis (13/1/2022).

Arief mengatakan, Program Sikomandan merupakan langkah nyata untuk mengakselerasi pertumbuhan populasi sapi atau kerbau, melalui Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Berdasarkan data realisasi IB pada 2021, tambahnya tercatat 9.791 ekor induk sapi mendapatkan kawin suntik atau melampaui target yang ditetapkan 8.100 ekor.

"Pelayanan IB itu diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya,” katanya.

Capaian itu, lanjut dia, tidak terlepas dari peran dan kerja keras petugas di lapangan, sebagai ujung tombak dalam mendukung program Sikomandan. Dia mengapresiasi kinerja petugas di lapangan, meski kondisi masih pandemi tapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengambil bagian dalam menyukseskan program ini.

Baca Juga: Kelahiran Sapi Program Sikomandan di Daerah Ini Lampaui Target
Canggih! Peternak di Negara Ini Beri Sapinya Kacamata VR, Mampu Hasilkan Banyak Susu

Dalam memberikan pelayanan IB, petugas memberikan penyuluhan bagaimana cara mengamati sapi birahi dan perawatan ternak yang baik pada peternak. Petugas juga akan melakukan pemeriksaan IB apakah berhasil atau tidak 30 hari setelah penyuntikan.

"Ini edukasi yang diberikan petugas agar program itu berjalan dengan baik," katanya

Dia menambahkan, jumlah kelahiran dikalikan dengan harga rata-rata per ekornya Rp7 juta hasilnya sekitar Rp34 miliar uang bergulir di peternak. Ini dapat meningkatkan ekonomi peternak di Agam ke depan. 

Video:

Video Terkait