Canggih! Peternak di Negara Ini Beri Sapinya Kacamata VR, Mampu Hasilkan Banyak Susu

Sapi ini dipasangkan teknologi kacamata VR(Dailymail)

Penulis: Rashif Usman, Editor: M Kautsar - Senin, 10 Januari 2022 | 14:10 WIB

Sariagri - Seorang petani asal Turki, Izzet Kocak memasangkan sapi-sapi ternaknya menggunakan kacamata Virtual Reality (VR). Hal ini dilakukan agar sapi ternaknya merasa berada di luar padang rumput musim panas, sehingga mampu menghasilkan susu lebih banyak.

Keberadaan metode teknologi VR tersebut rupanya membawa hasil yang baik, di mana produksi susu meningkat dari 22 liter menjadi 27 liter sehari.

"Sapi-sapi ternak itu melihat padang rumput hijau dan itu memberi mereka dorongan emosional. Hal ini dapat mengurangi stress," kata Izzet, dikutip dari DailyMail.

Pada mulanya Izzet Kocak terinspirasi dari para peneliti Rusia yang pertama kali mengembangkan teknologi kacamata VR pada sapi. Para peneliti menyimpulkan bahwa kondisi lingkungan berdampak signifikan pada kesehatan sapi. Hal ini bisa terlihat dari segi kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan begitu meningkat secara drastis.

Foto-foto sapi milik Izzet Kocak ini terlihat sedang bergembira mengunyah rumput di dalam kandang. Kacamata VR ini menyuguhkan gambar pemandangan padang rumput yang hijau seolah-olah sapi ini sedang merumput bersama kawanan di padang rumput yang luas.

Baca Juga: Canggih! Peternak di Negara Ini Beri Sapinya Kacamata VR, Mampu Hasilkan Banyak Susu
Kesulitan Pakan, Begini Pengakuan Para Peternak Sapi di Lombok Timur

Penelitian VR pada sapi

Petani bekerja dengan pengembang teknologi, dokter hewan, dan konsultan di pertanian Krasnogorsk dekat Moskow, untuk membuat suasana yang baik pada hewan ternak. Mereka mengembangkan perangkat keras yang menyamai kacamata virtual reality (VR) manusia dan mendesain sesuai dengan spesifikasi kepala sapi.

Spesialis IT kemudian mengubah palet warna dalam perangkat lunak agar lebih sesuai dengan penglihatan unik hewan tersebut. Meskipun tidak buta warna, sapi tidak dapat melihat warna merah atau hijau dan hanya melihat warna kuning dan biru yang kusam.  

Video Terkait