Pria Ini Meninggal Akibat Terkena Gigitan Kelelawar, Kok Bisa?

ilustrasi Kelelawar Pteropus yang bisa menulakan virus nipah. (Dok. humas Unair)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 8 November 2021 | 12:50 WIB

Sariagri - Seorang pria asal Idaho, Negara Bagian Amerika Serikat (AS) meninggal akibat rabies pada bulan Oktober setelah seekor kelelawar menggigitnya. Pria itu gagal mendapatkan perawatan, menurut pejabat kesehatan masyarakat.

Pada bulan Agustus, pria itu berada di luar ruangan di propertinya ketika seekor kelelawar terbang ke arahnya, menurut siaran pers 4 November dari Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Idaho seperti dikutip dari Insider.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak menyadari adanya gigitan atau goresan, jadi dia mengabaikan kejadian itu sampai dia jatuh sakit pada bulan Oktober. Dia pergi ke rumah sakit di Boise dan meninggal tak lama kemudian.

Tes yang dilakukan setelah kematian pria itu mengungkapkan bahwa dia meninggal karena infeksi rabies. Dia adalah orang pertama di negara bagian yang meninggal karena rabies sejak 1978.

Ini bukan pertama kalinya seseorang meninggal setelah melewatkan pengobatan rabies. Pada bulan September, seorang pria di Illinois meninggal setelah seekor kelelawar menggigitnya, dan dia menolak vaksin pasca infeksi.

Para ahli mengatakan gigitan kelelawar bisa sulit untuk diperhatikan karena gigi kecil makhluk itu tidak selalu meninggalkan luka di kulit. Bahkan sulit untuk mengetahui apakah seekor hewan menderita rabies hanya berdasarkan penampilannya saja , menurut CDC.

"Kasus tragis ini menyoroti betapa pentingnya kesadaran masyarakat Idaho akan risiko paparan rabies," kata ahli epidemiologi Dr. Christine Hahn, direktur medis Divisi Kesehatan Masyarakat Idaho.

"Meskipun kematian jarang terjadi, sangat penting bahwa orang yang terpapar kelelawar menerima perawatan yang tepat untuk mencegah timbulnya rabies sesegera mungkin,"tambahnya.

Baca Juga: Pria Ini Meninggal Akibat Terkena Gigitan Kelelawar, Kok Bisa?
Negara Ini Laporkan Kematian Hewan Pertama Akibat COVID-19

Sebuah vaksin rabies yang diberikan setelah infeksi, dapat melindungi seseorang dari kematian akibat virus. Tetapi jika tidak diobati pada mamalia, virus dapat menyerang sistem saraf dan otak dan menyebabkan kematian.

Untuk diketahui, Kelelawar merupakan hewan liar yang paling umum terjangkit rabies di Idaho, dengan rata-rata 15 kelelawar dites positif terkena virus setiap tahun , menurut Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Idaho.

Video Terkait