Sebelum Pelihara Kura-kura, Ketahui 7 Mitos Ini

Ilustrasi - Kura-kura.(Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 28 Juni 2022 | 19:50 WIB

Sariagri - Kura-kura merupakan salah satu hewan yang dijadikan hewan peliharaan. Tak hanya di Indonesia saja, di luar negeri kura-kura bahkan sangat dijaga dan dijadikan simbol kebijaksanaan hingga keberuntungan.

Kura-kura adalah hewan reptil bersisik dan berkaki empat yang memiliki tempurung sebagai tempat berlindung. Meskipun jalannya sangat lambat, kura-kura memiliki usia yang sangat panjang, bahkan ada yang mencapai 100 tahun.

Apabila kamu tertarik untuk memelihara kura-kura di rumah, sebaiknya kamu mengetahui tentang mitos kura-kura sebelum memeliharanya. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa mitos memelihara kura kura di rumah.

1. Simbol Kekokohan di Nigeria

Kalau di Nigeria, hewan 2 alam ini menjadi simbol kebijaksanaan kuno yang sangat dihormati karena kekuatan dan sifat individualitas yang dimiliki. Bagi warga Nigeria, kura-kura dianggap menawarkan perlindungan, keberuntungan, dan memiliki kekuatan untuk membawa kebahagiaan serta pertanda baik.

2. Simbol Dewa Wisnu bagi Umat Hindu

Dalam mitologi agama Hindu, disebutkan jika Dewa Wisnu memiliki avatar bernama Kurma, yakni kura-kura yang datang membantu para dewa untuk mendapatkan nektar keabadian.

Dalam literasi keagamaan Hindu, para dewa memanggil Dewa Wisnu untuk mengaduk laut menggunakan tali raksasa dari ular dan gunung sebagai tongkat agar mendapatkan nektar keabadian. Umat Hindu, khususnya di India, percaya bahwa anak-anak tidak boleh sembarangan memelihara kura-kura di rumah.

3. Simbol Kosmik bagi Suku Maya

Mitos penciptaan Suku Maya mengisahkan bahwa Dewa Maize dengan kano raksasa (Bima Sakti) ke sabuk Orion yang mereka lihat sebagai kura-kura kosmik raksasa.

Dewa Chaac, dewa hujan Maya, kemudian memecahkan punggung kura-kura dengan batu petir. Dewa Maize tumbuh dari retakan di punggung kura-kura dan membentangkan dua ular yang membentuk jalur menuju matahari. Hal ini lah yang menjadi simbol penciptaan suku Maya dan cara mereka berkomunikasi dengan dewa langit mereka.

4. Simbol Bumi bagi Suku Asli Amerika

Suku asli di Amerika sangat mempercayai jika kura-kura membawa dunia di atas tempurungnya. Mereka menyebut kura-kura dengan sebutan ‘nenek kura-kura tua’.

Ketika nenek kura-kura tersebut sudah merasa kelelahan, ia akan melakukan peregangan tubuh yang dampaknya dipercaya sebagai gempa bumi.

5. Simbol Dewa bagi Masyarakat Tiongkok

Di Tiongkok, kura-kura merupakan simbol dari kekuatan, umur panjang, serta keabadian. Lalu bagian bawah tempurung kura-kura yang datar dan bagian atasnya yang membulat melambangkan pemikiran tentang bumi yang datar serta langit yang bulat.

Baca Juga: Sebelum Pelihara Kura-kura, Ketahui 7 Mitos Ini
Waspada! 7 Makanan Ini Beracun dan Bahaya untuk Anjing

6. Simbol Keberuntungan menurut Feng Shui

Mitos memelihara kura kura menurut feng shui adalah simbol keberuntungan dan kesuksesan sebuah usaha. Hal ini mengacu pada tempurung kura-kura yang kuat dan rentang hidupnya yang sangat panjang. Oleh karena itu banyak pengusaha Cina yang gemar memelihara kura-kura di toko atau rumahnya.

7. Simbol Kekuatan Jahat bagi Masyarakat Yunani

Mitos memelihara kura kura menurut masyarakat Yunani sangat berbeda dibandingkan kebudayaan lainnya. Kura-kura disimbolkan sebagai sebagai kekuatan jahat dan pembawa sial, contohnya seperti sihir jahat. Di dunia Barat, orang Kristen awal tidak menyukai kura-kura dan menganggapnya sebagai kekuatan jahat selama perang.

Video Terkait