Kementan: Stok Sapi hingga Kambing Cukup untuk Idul Adha

Petugas Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian memeriksa kondisi sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT). (Antara)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 27 Juni 2022 | 19:55 WIB

Sariagri - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa ada empat jenis ternak utama yang digunakan untuk kurban pada Idul Adha 2022. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono menyebutkan stok ketersediaan hewan cukup penuhi kebutuhan kurban tahun ini.

"Kami laporkan terkait hewan kurban untuk hari raya Idul Adha, Kami rinci ada empat ternak utama yang sering digunakan sebagai ternak kurban, yang pertama sapi ketersediaannya 861 ribu ekor, kebutuhannya 694 ribu ekor. Kemudian kerbau ketersediaannya 29 ribu ekor, sementara kebutuhannya 19.200 ekor," ujar Kasdi saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, Senin (27/6/2022).

Selanjutnya, ketersediaan kambing sebanyak 973 ribu ekor dan kebutuhannya sebanyak 732 ribu ekor. Terakhir, domba yang ketersediannya sebanyak 408 ribu ekor dan kebutuhannya untuk kurban sebanyak 364 ribu ekor.

"Jadi total dari empat ternak tersebut, kami laporkan 2,27 juta ekor, kebutuhannya 1,81 juta ekor," tuturnya.

Disis lain, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Nasrullah menyebutkan dalam dua hari, vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah tembus 58 ribu dosis.

"Sabtu minggu vaksinasi tetap berjalan di lapangan. Angka sementara 58.275 ekor telah divaksin. Terima kasih para petugas lapangan yang gigih dan tak kenal lelah membantu para peternak kita," ujar Nasrullah.

Dia mengatakan, melalui situs resmi siagapmk.id terpantau daerah yang paling aktif melaksanakan vaksinasi adalah Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan jumlah vaksinasi 24.483 ekor, diikuti Kabupaten Pasuruan sebanyak 4.746 ekor, Bandung Barat (Jawa Barat) sebanyak 5.139 ekor, Banyumas 1.729 ekor.

Baca Juga: Kementan: Stok Sapi hingga Kambing Cukup untuk Idul Adha
Kementan Sebut NTT Jadi Pemasok Sapi Terbesar di Indonesia

"Data ini bersifat sementara dan Saya yakin akan terus bertambah, seiring distribusi vaksin yang sudah sampai ke daerah-daerah," sebutnya.

Nasrullah meminta petugas lapangan mempercepat pelaksanaan vaksinasi pada hewan sehat di daerah yang saat ini merah dan kuning, untuk mengurangi kecepatan penyebaran PMK.

Video Terkait