Anggaran Rp4,6 Triliun Diusulkan Kementan untuk Penanganan PMK

Hewan ternak sapi. (Pixnio)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 27 Juni 2022 | 17:40 WIB

Sariagri - Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan anggaran sebesar Rp4,6 triliun untuk penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Anggaran yang diusulkan Kementan bersumber dari pendanaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sekjen Kementan Kasdi Subagyono mengatakan anggaran itu digunakan untuk pengadaan vaksin dan sarana pendukungnya Rp2,6 triliun, operasional vaksinasi Rp866,2 miliar, pendataan ternak Rp570 miliar, bantuan penggantian ternak Rp225 miliar, serta penanganan dan pencegahan penyebaran PMK Rp159,5 miliar.

"Pengadaan vaksin dan sarana pendukungnya Rp2,6 triliun, total dua kali vaksin ditambah satu kali vaksin booster. Jumlah dosisnya 43,6 juta dosis yang akan kita adakan dalam rangka untuk vaksinasi ternak," ujar Kasdi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen Jakarta, Senin (27/6/2022).

Jumlah itu termasuk pengadaan vitamin dan obat-obatan sebanyak 3,3 juta, 312 kg disinfektan, logistik pendukung vaksinasi dan logistik pendukung obat-obatan, rantai dingin, distribusi vaksin dan obat, pengujian cepat pra vaksinasi, alat dan mesin produksi vaksin Rp65 miliar, dan pengambilan dan pengujian PMK.

Selanjutnya untuk operasional vaksinasi rinciannya digunakan untuk operasional dua kali penyuntikan Rp738 miliar, operasional pengobatan Rp32 miliar, biosekuriti UPT pembibitan Rp37 miliar, biosekuriti operasional pasar hewan dan desa Rp29 miliar, serta pelatihan petugas vaksinasi Rp28 miliar.

Baca Juga: Anggaran Rp4,6 Triliun Diusulkan Kementan untuk Penanganan PMK
DPR Tagih Kementan soal Tindak Lanjut Vaksin PMK



Pendataan ternak rinciannya untuk pendataan dan penandaan ternak dengan eartag sebesar Rp297 miliar, aplikator pendataan ternak Rp10,9 miliar, operasional pendataan Rp195 miliar, koordinasi dan pelaporan penanganan PMK Rp16,9 miliar, serta advokasi dan KIE penanganan PMK Rp46,7 miliar.

Untuk bantuan penggantian ternak mati akibat PMK Rp15 juta per ekor untuk 15 ribu ekor sehingga diusulkan anggaran Rp225 miliar.

Penanganan dan pencegahan penyebaran PMK rinciannya untuk operasional pengawasan lalu lintas hewan Rp100 miliar, transpor pengawasan lalu lintas Rp53,5 miliar dan check point Rp6 miliar.

Video Terkait