2.108 Sapi Daerah Ini Sembuh dari PMK

Peternakan sapi di Bengkulu. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 24 Juni 2022 | 13:50 WIB

Sariagri - Pejabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, menyatakan sebanyak 2.108 ekor ternak sapi sembuh dari penyakit mulut dan kuku (PMK), setelah menjalani perawatan secara intensif untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

"Alhamdulillah, 86,89 persen dari 2.426 ekor sapi terjangkit PMK sudah sembuh dari virus tersebut," kata Ridwan Djamaluddin.

Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Bangka Belitung, ternak sapi sembuh dari PMK sebanyak 2.108 ekor, mati 17 ekor dan yang dipotong paksa sebanyak 68 ekor, tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur.

"Saat ini sapi yang masih sakit terjangkit PMK ini tersisa 233 ekor dan telah dilakukan penanganan untuk mencegah penularan virus tersebut," ujarnya.

Menurutnya, dalam menangani penularan dan penyebaran PMK ini, Pemprov Kepulauan Babel telah membentuk satgas untuk memperketat lalu lintas ternak ini, mempercepat vaksinasi dan lainnya.

"Alhamdulillah, saat ini penyakit PMK di Babel masih dapat diatasi, namun demikian kita tetap melakukan berbagai langkah untuk mengatasi penularan dan penyebaran virus PMK ini," katanya.

Baca Juga: 2.108 Sapi Daerah Ini Sembuh dari PMK
Vaksin PMK Tiba dari Prancis, Begini Skema Penggunaannya pada Hewan Ternak

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung Destika Efenly menyatakan seluruh yang sapi positif penyakit mulut dan kuku sembuh setelah menjalani penanganan intensif.

"Sebanyak tujuh ekor sapi positif PMK di Belitung sembuh setelah menjalani karantina dan perawatan intensif," katanya.

Menurutnya, dengan sembuhnya seluruh sapi yang terpapar PMK tersebut maka saat ini tidak ada kasus PMK di Belitung.

"Kami terus melakukan antisipasi dan pencegahan sehingga wabah ini tidak ditemukan kembali dan Belitung dinyatakan bebas PMK," pungkasnya.

Video Terkait