Indonesia Berharap Segera Ekspor Ayam ke Singapura Bulan Ini

Ilustrasi unggas. (Unsplash)

Editor: M Kautsar - Rabu, 22 Juni 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Indonesia berharap bisa mencapai kesepakatan dengan Singapura untuk mulai mengekspor ayam dalam beberapa minggu ini. Singapura saat ini berjuang untuk menemukan sumber pasokan alternatif setelah Malaysia membatasi ekspor ayamnya.

Susiwijono Moegiarso, seorang pejabat senior di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, mengatakan pihak berwenang telah melakukan "diskusi teknis" dengan Singapura, dan berharap ekspor dapat dimulai bulan ini, demikian dilansir oleh Channel News Asia.

Badan Pangan Singapura (SFA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya "bekerja sama" dengan pihak berwenang Indonesia atas akreditasi negara itu sebagai sumber potensial impor ayam.

Indonesia, negara terbesar dan terpadat di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, saat ini mengalami surplus produksi ayam.

Indonesia memproduksi 55 juta hingga 60 juta unggas per pekan, dengan surplus sekitar 15 hingga 20 persen setelah konsumsi domestik, kata Achmad Dawami, ketua Asosiasi Peternak Unggas Indonesia, kepada Reuters.

Baca Juga: Indonesia Berharap Segera Ekspor Ayam ke Singapura Bulan Ini
Mengenal Ciri Ayam yang Terserang Kutu dan Cara Menanganinya



Menurutnya, ekspor ke Singapura, yang diperkirakan memiliki permintaan 3,6 hingga 4 juta unggas per bulan, dapat membantu menutup kesenjangan tersebut. Yang menjadi masalah sekarang, Singapura ingin mengimpor ayam hidup untuk menjaga rumah potong hewan domestik mereka tetap beroperasi, sementara produsen Indonesia lebih suka mengekspor ayam potong karena mereka tidak memiliki pengalaman dalam pengiriman unggas hidup.

"Mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan sudah ada realisasi, kalau harus menunggu berbulan-bulan kita akan kehilangan momentum," kata Dawami.

Video Terkait