Peternak Gunakan Ganja untuk Pakan Ayam, Dagingnya Dinilai Lebih Sehat

Ilustrasi ayam petelur (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 20 Juni 2022 | 15:50 WIB

Sariagri - Seorang pemilik pertanian di utara Thailand Ong-ard Panyachatiraksa mememiliki lisensi untuk menanam ganja obat. Produksi dari tanamannya tersebut lantas ia gunakan untuk pakan ayam di peternakannya.

Mengutip theguardian, akademisi di Universitas Chiang Mai juga penasaran. Sejak Januari lalu, mereka telah mempelajari 1.000 ekor ayam di peternakan organik Pethlanna Ong-ard, di Lampang, untuk melihat bagaimana respons hewan-hewan tersebut ketika ganja dicampurkan ke dalam pakan atau air mereka.

Chompunut Lumsangkul, asisten profesor di departemen ilmu hewan dan akuatik Universitas Chiang Mai, yang memimpin penelitian mengatakan bahwa Hasilnya menjanjikan dan menunjukkan bahwa ganja dapat membantu mengurangi ketergantungan petani pada antibiotik.

Chompunut mengamati ayam-ayam tersebut untuk melihat apa dampak ganja terhadap pertumbuhan mereka, kerentanan terhadap penyakit, dan untuk melihat apakah daging dan telur mereka berbeda kualitasnya, atau apakah mengandung cannabinoids.

Hewan-hewan itu diberi tanaman dalam berbagai intensitas dan dalam bentuk yang berbeda, sementara beberapa diberi air yang direbus dengan daun ganja, sementara yang lain diberi makan yang dicampur dengan daun yang dihancurkan.

"Tidak ada perilaku abnormal yang diamati pada ayam. Pada tingkat intensitas yang kami berikan kepada mereka, itu tidak akan membuat ayam tinggi," kata Chompunut.

Meski hasilnya belum dipublikasikan tetapi Chompunut telah mengamati tanda-tanda positif. Ayam yang diberi suplemen ganja cenderung mengalami lebih sedikit kasus bronkitis burung, dan kualitas dagingnya dinilai dari komposisi protein, lemak dan kelembapannya, serta kelembutannya juga lebih unggul.

"Manfaat ganja untuk pengobatan dan memasak telah lama dikenal dalam tradisi Thailand. Ganja menjadi kearifan lokal masyarakat Thailand untuk menggunakan (daun) ganja sebagai bahan tambahan makanan mencampurnya sebagai bahan untuk membuat mie ayam. Orang-orang memasukkannya ke dalam sup agar rasanya lebih enak," ujarnya.

Chompunut mengungkapkan bahwa ganja memiliki efek positif pada ayam. Menurutnya, senyawa bioaktif dalam ganja telah merangsang kesehatan usus ayam, kekebalan dan dengan demikian meningkatkan kinerja mereka di tempat lain.

"Tren membesarkan ayam akhir-akhir ini ke depan ke arah pertumbuhan yang lebih bersih, lebih organik dengan penggunaan antibiotik yang lebih sedikit," ucapnya.

Ong-ard mengatakan harga ganja masih terlalu tinggi di Thailand bagi peternakan untuk dengan mudah memasukkannya ke dalam pakan ayam, tetapi reformasi hukum baru-baru ini dapat mengubah itu.

Video Terkait



Baca Juga: Peternak Gunakan Ganja untuk Pakan Ayam, Dagingnya Dinilai Lebih Sehat
Tak Hanya Manusia, Ayam Thailand Konsumsi Ganja