Cegah PMK, Australia Bakal Terapkan Identifikasi Ternak Secara Elektronik

Ilustrasi domba. (pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 17 Juni 2022 | 19:15 WIB

Sariagri - Rencana Australia untuk menerapkan Electronic Individual Identification (EID) atau sistem identifikasi individu elektronik untuk domba dan kambing masih menuai perdebatan. Sistem ini rencananya akan diterapkan secara nasional untuk menghadapi peningkatan risiko serangan penyakit eksotis seperti penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pendapat terbaru disampaikan Ketua Agribisnis Australia, yang menyatakan mendukung sistem tersebut. Allison yang juga chief executive officer Elders, mengatakan risiko serangan PMK sangat besar. Dia menegaskan, industri yang tangguh adalah kunci untuk mengatasi gelombang ancaman pandemi PMK.

Meskipun Australia memiliki penghalang laut alami dan negara itu berada pada posisi yang baik untuk mempertahankan diri dari PMK, namun Allison mengatakan industri pertanian Australia dan badan perwakilannya harus bersiap untuk skenario terburuk, yakni jika terjadi kejadian luar biasa.

“Saat ini Sistem Identifikasi Ternak Nasional (NLIS) domba dan kambing masih berbasis sistem gerombolan. Sistem ini tidak memiliki kemanjuran seperti sistem tag identifikasi individu elektronik (EID) industri ternak," ujarnya seperti dilansir sheepcentral.com.

"Pelacakan elektronik secara drastis dapat mempercepat proses pelacakan dan penelusuran dibandingkan dengan hewan yang diidentifikasi secara visual," imbuhnya.

Rencana penggunaan sistem tag identifikasi individu elektronik ini masih menjadi perdebatan panjang. Sejauh ini hanya negara bagian Victoria yang telah mengamanatkan penggunaan penanda telinga elektronik ini untuk mengidentifikasi domba dan kambing, sementara semua negara bagian lain tetap bertahan dengan sistem berbasis gerombolan, yang menurut uji coba tidak memenuhi Standar Kinerja Ketertelusuran Nasional (National Traceability Performance Standards).

Baca Juga: Cegah PMK, Australia Bakal Terapkan Identifikasi Ternak Secara Elektronik
Perancis Gunakan Domba untuk Gantikan Mesin Listrik Pemotong Rumput



Standar Kinerja Ketertelusuran Nasional menyatakan bahwa untuk semua spesies ternak yang rentan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku, dalam waktu 24 jam setelah Chief Veterinary Officer yang relevan diberi tahu, harus dimungkinkan untuk menentukan lokasi di mana saja hewan tertentu tinggal selama 30 hari ke belakang.

Allison mengatakan, pengenalan EID dan sistem terkait untuk melacak domba atau kambing akan sangat meningkatkan kecepatan pelacakan hewan selama wabah PMK (atau penyakit eksotis lainnya).

Sementara itu Komite Keamanan Hayati Nasional Australia menurut rencana bulan ini akan menerima rekomendasi tentang bagaimana menerapkan sistem identifikasi digital/elektronik nasional untuk domba dan kambing tersebut.

Video Terkait