Panas Ekstrem di Kansas Bunuh Ribuan Hewan Ternak

Ilustrasi Hewan Ternak. (Foto: Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Jumat, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Panas dan kelembaban yang ekstrem telah membunuh ribuan ternak di Kansas dalam beberapa hari terakhir. Sementara suhu panas terus mengancam ternak di wilayah tersebut.

Kematian ribuan ternak telah menambah penderitaan bagi industri ternak di AS, karena produsen telah mengurangi ternak karena kekeringan dan bergulat dengan biaya pakan yang naik saat invasi Rusia ke Ukraina memperketat pasokan biji-bijian global.

Juru bicara Matthew Lara dari Departemen Kesehatan dan Lingkungan Kansas menyampaikan setidaknya 2.000 kematian ternak diakibatkan oleh suhu dan kelembaban tinggi pada hari Selasa, seperti dikutip dari Reuters.

Kansas adalah negara bagian sapi AS terbesar ketiga di belakang Texas dan Nebraska, dengan lebih dari 2,4 juta sapi di tempat penggemukan.

Baca Juga: Panas Ekstrem di Kansas Bunuh Ribuan Hewan Ternak
Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup

"Sapi mulai menderita tekanan panas karena suhu dan kelembaban melonjak selama akhir pekan di Kansas barat dan angin dingin menghilang. Hewan-hewan tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan mendadak," kata Scarlett Hagins selaku juru bicara Asosiasi Peternakan Kansas.

Presiden World Weather Inc. Drew Lerner mengatakan suhu mencapai 108 derajat Fahrenheit (42 derajat Celcius) di barat laut Kansas. Bahkan pada akhir pekan ini, bagian barat Kansas dan Texas menjulur akan mendekati 110 derajat, meskipun angin kencang dan tingkat kelembaban yang lebih rendah akan membantu meminimalkan kematian ternak.

"Ini akan menjadi sangat panas dan membuat stres bagi hewan," kata Lerner.

Untuk bertahan hidup, peternak menyediakan air ekstra bagi ternak dan memeriksa kesehatan mereka.

Video Terkait