Jepang Buat Apartemen untuk Tempat Belajar Memelihara Kucing

Ilustrasi kucing. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Putri - Rabu, 15 Juni 2022 | 19:15 WIB

Sariagri - Pusat Kesejahteraan Hewan Prefektur Hyogo mendirikan apartemen khusus di empat kota setempat. Apartemen tersebut khusus dibangun untuk tempat pembelajaran bagi pencinta kucing untuk mengetahui bagaimana menjaga hewan peliharaannya aman dan puas meski hidup di dalam ruangan.

Empat kota tersebut adalah Kota Yabu, Tatsuno, Awaji dan Miki. Apartemen yang dibangun ramah kucing dan dibuka oleh Amagasaki, pusat kesejahteraan yang berbasis di Prefektur Hyogo.

Orang-orang yang dapat mengunjungi tempat tersebut adalah pemilik kucing, calon pemilik kucing hingga mereka yang menyukai binatang.

Mengutip Mainichi, salah satu apartemen yaitu di Yabu, memiliki kamar seluas 35 meter persegi dengan televisi, sofa, meja serta perabotan bebas stres bagi kucing. Selain itu terdapat kebutuhan pokok seperti tiang garuk dan kotak pasir.

Beberapa kucing yang tinggal di apartemen, dapat naik dan turun di tempatpermainan, bersembunyi di dalam kotak dan keranjang dekat jendela.

Apartemen ini dibuat setelah melihat banyaknya konsultasi dan keluhan tentang kucing daripada anjing. Pada 2017, Pusat Kesejahteraan Hewan Prefektur Hyogo mencatat sekitar 2.800 konsultasi dan keluhan tentang anjing dan 2.700 tentang kucing di seluruh prefektur, tetapi tidak termasuk kota besar seperti Kobe, Himeji, Amagasaki, Akashi dan Nishinomiya.

Jumlah keluhan tentang anjing konsisten lebih tinggi hingga 2018. Pada tahun itu, keluhan terkait kucing turun menjadi sekitar 2.500, tetapi masih 200 lebih banyak daripada keluhan tentang anjing.

Kesenjangan semakin melebar sejak saat itu. Pada 2021, keluhan terkait anjing turun menjadi 1.700, sedangkan jumlah untuk kucing tetap stabil di sekitar 2.500.

Keluhan termasuk klaim kucing hilang, banyaknya kucing piatu karena orang memberi mereka makan, dan keluhan tanaman bunga mereka dihancurkan oleh kucing yang menggunakannya sebagai kotak pasir.

Sementara itu, kucing liar menghadapi berbagai ancaman, termasuk kecelakaan lalu lintas, perselisihan wilayah dengan kucing tetangga, penyakit menular, dan serangan hewan liar.

Baca Juga: Jepang Buat Apartemen untuk Tempat Belajar Memelihara Kucing
Miris! Festival Makan 10 Ribu Anjing dan Kucing di Cina Dikecam

Untuk itu, Prefektur Hyogo meminta mereka untuk menjaga hewan peliharaan di dalam ruangan penuh waktu, mensterilkan serta memperjelas siapa pemilik hewan tersebut.

"Jika seorang pemilik kucing memenuhi tanggung jawab mereka untuk merawat hewan peliharaannya, hewan tersebut dapat berumur panjang dan sehat," ujar Kepala Kantor Cabang Tajima Hajime Inubuse.

Video Terkait