Malaysia Klaim Kekurangan Pasokan Ayam Bakal Teratasi dalam Waktu Sebulan

Ilustrasi - Peternakan ayam.(Pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 7 Juni 2022 | 12:20 WIB

Direktur Jenderal Departemen Layanan Veteriner Malaysia, Dr Norlizan Mohd Noor, mengatakan bahwa kekurangan pasokan ayam di negaranya diperkirakan akan teratasi dalam sebulan mendatang, sebagaimana diberitakan Channel News Asia.

Menurutnya, akan ada cukup pasokan untuk memenuhi permintaan perayaan Hari Raya Haji bulan depan. Sesi keterlibatan antar-lembaga juga telah diadakan dengan para pelaku industri untuk mengetahui berbagai masalah yang mempengaruhi pasokan.

Mereka berkomitmen untuk meningkatkan produksi. Kami sedang dalam proses pemulihan,” ujarnya, seperti dikutip Channel News Asia.

Norlizan menjelaskan bahwa kelangkaan ayam disebabkan beberapa faktor seperti perubahan iklim, penyakit, kurangnya pekerja, penggunaan kandang terbuka, serta proses vaksinasi ayam yang tidak terjadwal.

Hampir 80 persen peternak ayam di Malaysia menggunakan kandang unggas terbuka yang terpapar bau dan polusi lalat. Hanya sedikit peternak yang menggunakan sistem kandang ayam tertutup dengan teknologi yang optimal.

Sejak 1 Juni, Malaysia memberlakukan larangan ekspor hingga 3,6 juta ayam per bulan dalam upaya mengatasi masalah pasokan di dalam negeri.

Prioritas pemerintah adalah rakyat kita sendiri, kata Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob pada 23 Mei ketika dia mengumumkan kebijakan tersebut.

Pada hari Sabtu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan Industri Makanan Malaysia, Haslina Abdul Hamid, mengatakan bahwa situasinya secara bertahap membaik.

Hal ini (pasokan ayam) bersifat sementara. Pemerintah berupaya semaksimal mungkin agar tidak terjadi kelangkaan ayam,” jelasnya.

Baca Juga: Malaysia Klaim Kekurangan Pasokan Ayam Bakal Teratasi dalam Waktu Sebulan
Subsidi Dihentikan, Peternak Ayam Malaysia Berharap Berlakunya Harga Pasar

Singapura mengimpor sekitar sepertiga ayamnya dari Malaysia. Hampir seluruhnya didatangkan sebagai ayam hidup yang disembelih dan didinginkan di Singapura.

Saat ini, Singapura mengharapkan lebih banyak pasokan ayam dingin dari Australia dan Thailand, serta ayam beku dari sumber lain seperti Brasil dan Amerika Serikat dalam beberapa minggu mendatang.

Video Terkait