Lewat Suara, Hewan Ternyata Bisa Membaca Emosi Wajah Manusia

Ilustrasi kuda dan manusia. (pixabay)

Editor: Dera - Senin, 30 Mei 2022 | 15:20 WIB

Sariagri - Anjing ternyata bukan satu-satunya hewan yang bisa mendengar emosi dalam suara kita. Menurut penelitian baru, babi dan kuda juga dapat membedakan antara ekspresi positif dan negatif dalam ucapan manusia, dan hal itu bisa mengubah cara hewan-hewan tersebut merespons.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kuda peliharaan dapat membaca emosi di wajah manusia dan mendengar emosi dalam suara manusia, seperti geraman atau tawa. Tapi ini adalah studi pertama yang membandingkan bagaimana hewan peliharaan membedakan suara manusia non-verbal dan suara dari spesies mereka sendiri.

Penelitian difokuskan pada babi peliharaan dan babi hutan penangkaran, serta kuda peliharaan dan kuda liar penangkaran dari Asia. Semua binatang tersebut diperdengarkan serangkaian suara baik dari spesiesnya sendiri, dari spesies yang berkerabat dekat dan suara dari manusia. Setiap rekaman suara berlangsung selama beberapa detik dan mengekspresikan semacam isyarat emosional, baik positif maupun negatif.

Peneliti menemukan semua kuda dan babi peliharaan bereaksi lebih kuat terhadap suara negatif, terlepas dari hewan apa yang mengeluarkan suara tersebut. Setelah mendengar suara negatif dari hewan apapun, kuda menghabiskan lebih banyak waktu untuk berjalan dan lebih sedikit waktu mengibaskan ekornya, menunjukkan bahwa mereka lebih perhatian. Sementara babi memberikan respon berdiri lebih banyak dan makan lebih sedikit.

Temuan ini menunjukkan konsep yang dikenal sebagai 'penularan emosi', yakni bentuk empati primitif yang mungkin cukup umum di seluruh dunia hewan. Konsep ini memungkinkan manusia dan hewan merasakan emosi orang lain atau hewan lain.

Hewan pengerat, domba, kambing, anjing, kuda, dan hewan liar penangkaran, seperti panda raksasa dan simpanse, semuanya menunjukkan kemampuan membaca ekspresi emosi di wajah manusia. Pemindaian otak juga menunjukkan kuda dapat membedakan antara vokalisasi manusia yang positif dan negatif.

"Hasil kami menunjukkan bahwa hewan-hewan ini dipengaruhi oleh emosi yang kita isi dengan suara kita ketika kita berbicara atau berada di sekitar mereka," kata ahli biologi Elodie Briefer dari University of Copenhagen, seperti dikutip dari sciencealert.com.

Baca Juga: Lewat Suara, Hewan Ternyata Bisa Membaca Emosi Wajah Manusia
Aktor Ini Tinggalkan Dunia Film dan Teknologi Demi Selamatkan Hewan Ternak



Dia menambahkan, penelitian menunjukkan, hewan bereaksi lebih kuat dan lebih cepat ketika mendengar suara bermuatan negatif dibandingkan dengan suara bermuatan positif. Mereka akan menjadi waspada ketika mendengar suara negatif dan menjadi tenang ketika mendengar suara positif.

Temuan ini menunjukkan bahwa cara kita berbicara dengan hewan peliharaan dan ternak bisa memberi dampak yang besar pada bagaimana hewan bertindak, dan merespon apa yang mereka rasakan.

Video Terkait