5 Tanda Kamu Wajib Mengganti Makanan Kucing

Ilustrasi kucing makan. (Pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 17 Mei 2022 | 19:25 WIB

Sariagri - Kucing peliharaan membutuhkan makanan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan asupan nutrisi untuk tubuhnya. Sebagai pemilik kamu wajib memperhatikan jenis makanan apa yang akan diberikan pada hewan kesayanganmu. 

Makanan kucing cukup beragam, seperti ada ukuran umur yang harus diperhatikan. Misal, makanan untuk anak kucing tidak baik jika diberikan pada kucing berusia remaja maupun dewasa. Begitu pula sebaliknya, makanan kucing dewasa tidak boleh diberikan pada anak kucing.

Pemberian makanan kucing sesuai dengan kebutuhan dan jenisnya disebabkan oleh kebutuhan nutrisi kucing yang berbeda-beda. Selain itu, penting untuk kamu memperhatikan tanda tertentu dari si kucing yang membutuhkan perubahan makanan atau pola makan.

Berikut 5 tanda makanan kucing peliharaan harus diganti.

1. Setelah operasi

Kucing yang baru saja mengalami operasi atau sakit yang cukup parah akan membuatnya stres dan membuatnya kelelahan. Biasanya ditandai dengan tingkah kucing yang berbeda, seperti lemas, lesu.

Jika muncul tanda tersebut kamu perlu mengganti makanan kucing dengan makanan yang mengandung tinggi antioksidan. Pasalnya, makanan yang mengandung tinggi antioksidan dapat membantu meningkatkan respons kekebalan encer, perut kembung dan keroncongan. Hal itu bisa disebabkan oleh intoleransi makanan atau ren untuk mempercepat pemulihan kucing.

2. Mengalami gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan pada kucing ditandai dengan kotoran yang cair. Hal itu bisa disebabkan oleh kualitas makanan yang dikonsumsi. Ketika kucing mengalami gangguan pencernaan tentu akan membuatnya merasa tidak nyaman.

Segera konsultasikan kepada dokter hewan. Lalu ganti makanan kucing ke makanan yang lebih premium dan mengandung tinggi nutrisi. Dengan begitu, tentu akan membantu merawat perut kucing yang sedang sensitif.

3. Alergi

Alergi tidak hanya terjadi pada manusia saja, hewan juga bisa mengalami alergi. Beberapa kemungkinan bisa menjadi penyebab kucing alergi. Namun kamu bisa mulai memeriksa makanan yang dikonsumsinya.

Kucing peliharaan yang mengalami alergi bisa diatasi dengan mencoba diet rendah alergen yang mampu mengurangi alergen potensial.

4. Kucing kegemukan

Saat dilihat sekilas, kucing yang memiliki tubuh gemuk memang memiliki daya tarik tersendiri. Namun kamu harus memperhatikan pola makannya. Ada diet khusus yang dirancang untuk membantu menurunkan berat badan kucing.

Meski kucing harus berdiet hal itu tidak mengurangi jumlah nutrisi penting yang dibutuhkan. Seperti vitamin, mineral dan kalori yang sesuai dengan kebutuhannya. Kamu bisa mendapatkan resep diet kucing setelah melakukan konsultasi pada dokter hewan terlebih dahulu.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Wajib Mengganti Makanan Kucing
Ini Alasannya Seekor Kucing Kerap Menatap Wajahmu

5. Berbulu kusa

Kebanyakan makanan kucing yang dijual di pasaran banyak yang memilikinya soal keindahan bulu kucing. Pada makanan kucing yang mengandung tinggi lemak esensial bisa menjaga kesehatan kulit dan menghasilkan bulu yang halus dan lebat.

Namun jika kamu ingin memperindah bulu kucing, kamu bisa memberi makanan kucing yang mengandung asam lemak Omega 3 dan 6. Hasilnya bulu kucing peliharaan bisa berkilau cerah dalam waktu yang singkat.

Video Terkait