Pemkot Malang Sejumlah Antisipasi Cegah Penyebaran PMK pada Ternak

Ilustrasi - Peternakan sapi. (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 10 Mei 2022 | 18:40 WIB

Sariagri - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) melakukan upaya antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya yang ada di wilayah Kota Malang, Jawa Timur.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang Anton Pramujiono di Kota Malang, Selasa mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran PMK pada hewan ternak.

"Kami melakukan pengawasan ke peternak yang ada di empat kecamatan di wilayah Kota Malang," kata Anton.

Anton menjelaskan pengawasan tersebut dilakukan oleh tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang pada peternak di Kecamatan Sukun, Blimbing, Kedungkandang, dan Kecamatan Lowokwaru.

Menurutnya, selain melakukan pengawasan, juga dilakukan upaya komunikasi, informasi dan edukasi tentang penyakit mulut dan kuku tersebut kepada para peternak yang ada di empat kecamatan tersebut.

"Selain itu, kami juga melakukan komunikasi, informasi dan edukasi tentang penyakit mulut dan kuku kepada para peternak yang ada," ujarnya.

Sebagai informasi, di Kota Malang ada 550 peternak sapi dengan jumlah populasi kurang lebih 2.800 ekor. Sementara untuk peternak kambing sebanyak 200 orang dengan populasi 1.200 ekor.

Ia menambahkan terkait adanya temuan kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di wilayah Kota Malang, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan laporan dari masyarakat. Namun, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada.

Jika hewan ternak mengalami gejala demam tinggi, kepincangan dan mengeluarkan air liur berlebihan dari mulut, terdapat luka di dalam mulut dan luka di area kuku, ia meminta para peternak untuk segera melapor dan mendatangi dinas terkait.

Baca Juga: Pemkot Malang Sejumlah Antisipasi Cegah Penyebaran PMK pada Ternak
Indonesia Darurat Sapi LSD, Kementan Vaksinasi Sejumlah Sapi



"Untuk saat ini masih belum ditemukan gejala PMK di Kota Malang. Jika para peternak menemukan gejala tersebut, kami minta untuk segera menghubungi kami," ujarnya.

Ribuan ternak di wilayah Jawa Timur dilaporkan terinfeksi PMK. Tercatat, 1.247 ekor sapi yang ada di wilayah Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan dan Gresik terinfeksi PMK. PMK merupakan penyakit hewan menular akibat serangan virus kepada hewan ternak.

Video Terkait