Buat Kandang Ayam Petelur dengan 5 Langkah Berikut

Ilustrasi - Peternakan ayam. (Piqsels)

Editor: Putri - Senin, 11 April 2022 | 17:20 WIB

Sariagri - Sebelum memulai pembuatan kandang ayam petelur, beberapa faktor harus diperhatikan lebih dahulu. Hal tersebut bertujuan agar nantinya ayam dapat menghasilkan telur yang baik dan berkualitas.

Penggunaan kandang ayam petelur nantinya memudahkan pengambilan telur dan pemberian pakan ayam. Jenis kandang ayam petelur pun beragam.

Kandang bisa dibuat menjadi kandang sistem baterai dengan jumlah 5 ekor ayam untuk satu kotak kandang baterai. Untuk ukuran kandang ayam petelur 50 ekor adalah lebar 30-35 cm, panjang 45 cm, dan tinggi 60 cm.

Dasar kandang harus dibuat miring agar telur dapat menggelinding dan memberikan kemudahan peternak dalam pengambilan telur. Kandang baterai sendiri adalah kandang dengan bentuk menyerupai sangkar, berbentuk kotak memanjang dan terdapat sekat.

Mengutip berbagai sumber, berikut langkah pembuatan kandang ayam petelur.

1. Membuat Desain

Jika membuat kandang jenis baterai, maka akan ada sekat yang nantinya akan memisahkan ayam satu dengan lainnya.

Selain itu, kandang ini bisa dibuat dengan berbagai ukuran. Bahkan bisa dibangun dalam ukuran sangat besar dan memiliki tingkat.

Jangan lupa mempertimbangkan tinggi yang ideal, bisa di kisaran kurang lebih 1 meter hingga 2 meter. Hal tersebut bertujuan untuk mengontrol kualitas udara dan mengurangi zat amonia dalam kotoran ayam.

2. Mempersiapkan Bahan Kandang

Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Dalam membuat kandang ayam petelur ini, kamu tentunya membutuhkan berbagai peralatan pertukangan. Seperti gergaji untuk memotong balok kayu atau bambu, palu, paku, alat pengukur, dan amplas. Selain itu, siapkan sarung tangan agar lebih aman.

Setelah memiliki semua peralatan tersebut, jangan lupa untuk menyiapkan material atau bahan-bahannya. Kamu perlu balok kayu berukuran 2x4 cm dan bambu secukupnya.

3. Pembuatan Kerangka

Pertama-tama, potong kayu sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, buat kerangka dengan tinggi kaki setidaknya 10 cm. Jumlah kaki disesuaikan dengan panjang kandang.

Pembuatan kerangka juga untuk memperhitungkan ruang untuk pemasangan atap. Sebagai tips saat pembuatan kerangka kandang, posisikan ukuran terpendek di bawah agar tidak mudah melengkung.

4. Buat Lantai Kandang

Pembuatan lantai dalam proses pembangunan kandang sangat penting karena nanti menjadi penopang. Pilih bahan lantai yang kokoh seperti bambu.

Amplas bambu yang sudah kamu sediakan untuk menghaluskan permukaan sebelum dipasang ke kerangka. Dalam pembuatan lantai, bambu lebih baik tidak disusun rapat. Tujuannya agar kotoran ayam nantinya jatuh ke bawah dan lebih mudah membersihkan.

5. Pasang Dinding dan Atap

Kamu masih bisa menggunakan bambu sebagai dinding. Jika tidak ada bambu, bisa diganti dengan ram kawat sebagai alternatif.

Jika menggunakan bambu, awali dengan membelah bambu jadi beberapa bagian dengan lebar 2-3 cm. Potong sesuai ukuran kandang, kemudian amplas dan paku ke kerangka.

Jangan lupa membuat pintu untuk keluar masuk ayam. Bahan untuk pintu bisa menggunakan ram kayu atau bambu, sementara kerangkanya bisa dibuat dari kayu.

Untuk memasang atap, jadikan bagian depan posisinya lebih tinggi dibanding bagian belakang. Jangan lupa memperhitungkan ukuran lebar dan panjang atap.

Baca Juga: Buat Kandang Ayam Petelur dengan 5 Langkah Berikut
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian, Warga Kampung Sawah Perbanyak Domba

Tidak dianjurkan membuat atap dengan ukuran yang sama dengan kerangka. Karena nantinya atap tidak bisa melindungi kandang dengan maksimal, terutama ketika hujan.

Mengutip cybex.pertanian.go.id, pemasukan ayam petelur ke kandang diusahakan 2 minggu sebelum memasuki masa bertelur. Pastikan juga kandang bebas dari panas terik matahari dan hujan.

Untuk tanah yang berada di bawah kandang, tidak perlu disemen karena tanah dapat menyerap kotoran ayam.

Video Terkait