Alpukat, Sumber Serat yang Baik untuk Anjing

Anjing makan alpukat. (Istimewa)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 6 April 2022 | 18:50 WIB

Sariagri - Alpukat ternyata tak hanya baik untuk kesehatan manusia. Dalam sebuah penelitian unik, peneliti University of Illinois menemukan bahwa tepung alpukat yang terbuat dari ampas, biji, dan kulit yang digiling, dikeringkan, dan dihilangkan lemaknya bagus sebagai sumber serat dalam makanan kering anjing.

Mungkin terdengar aneh ya, karena jika sobat agri menelusuri Google ada beberapa sumber yang memperingatkan tentang efek alpukat yang berpotensi berbahaya bagi hewan peliharaan karena kandungan senyawa yang disebut persin. Tapi Maria Cattai de Godoy, yang memimpin penelitian mengatakan klaim tentang toksisitas alpukat berlebihan.

Godoy tidak menemukan kadar persin yang terdeteksi dalam daging buah alpukat. Justru, buah alpukat juga enak dan merupakan sumber serat fungsional dalam nutrisi anjing.

"Berasal dari Brasil, alpukat tumbuh di halaman belakang kami. Mereka jatuh ke tanah, dan jika anjing menangkapnya, mereka akan memakannya. Sama seperti yang mereka lakukan dengan mangga, pisang, atau buah-buahan lain yang tumbuh secara asli di negara kami. Saya belum pernah mendengar seekor anjing mati karena memakan alpukat, jadi saya sangat penasaran mengapa mereka dianggap beracun di sini," kata Cattai de Godoy, yang merupakan profesor di Departemen Ilmu Hewan di University of Illinois .

Dia menjelaskan bahwa literatur tentang toksisitas alpukat hanyalah beberapa studi kasus. Anjing yang dilaporkan menyukai alpukat menunjukkan beberapa tanda keracunan, tetapi laporan kasus tidak dapat membuktikan bahwa alpukat menyebabkan gejala tersebut. Ada banyak faktor yang tidak terkendali dalam kasus tersebut.

Cattai de Godoy bekerja sama dengan David Sarlah, profesor di Departemen Kimia di Universitas I untuk melihat lebih dekat pada struktur kimia persin.

"Persin secara struktural mirip dengan asam lemak tak jenuh ganda, yang berarti ada banyak ikatan rangkap," kata Cattai de Godoy, seperti ditulis eurekalert.org. "Persin tidak terlalu stabil; panas dan cahaya dapat membuatnya rusak dan sangat mungkin memecah persin, sehingga kita tidak dapat melihatnya dalam makanan," imbuhnya.

Baca Juga: Alpukat, Sumber Serat yang Baik untuk Anjing
Ini Dia, Anjing-anjing Pemegang Rekor Tertinggi Dunia



Anjing yang mengonsumsi tepung alpukat memiliki daya cerna serat dan konsentrasi butirat tinja sebagai sumber energi untuk sel mikroba di usus. Hal ini sama dengan anjing yang mengonsumsi makanan bubur bit.

Sebagai sumber serat, tepung alpukat berada di antara selulosa dan bubur bit. Selulosa adalah serat tidak larut yang digunakan untuk membuat feses, sedangkan bubur bit adalah campuran serat larut dan tidak larut yang membantu memberi makan bakteri usus yang baik sambil meningkatkan jumlah tinja.

Video Terkait