Mengandung Racun 47 Protein, Lakukan ini Saat Digigit Semut Api

Ilustrasi semut api. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Arif Sodhiq - Senin, 28 Maret 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Saat sedang beraktivitas di lapangan kadangkala kita tidak bisa menghindari gigitan semut api yang menyakitkan, entah pada kaki atau tangan.

Melansir sejumlah sumber, saat terkena gigitan semut api tentu saja rasa sakit kita terima. Gejala gigitan semut api biasanya akan diawali dengan rasa nyeri yang tajam seperti terbakar atau dicubit.

Pada kasus tertentu, gigitan semut api akan membengkak dan meninggalkan rasa gatal. Pembengkakan akan membesar selama satu sampai dua hari ke depan. Selain itu gejala gigitan semut api juga akan menyebabkan rasa panas dan menyakitkan saat disentuh.

Gejala gigitan semut api dapat mengakibatkan alergi pada beberapa orang sehingga dibutuhkan pengobatan secepatnya.

Kenapa gigitan semut api dapat menyebabkan rasa gatal? Hal tersebut didasari oleh kandungan racun yang berisi campuran dari 46 protein.

Lantas apa yang harus dilakukan ketika digigit semut api? Jika reaksi gigitan tersebut ringan, tidak perlu dilakukan penanganan medis. Yang dilakukan setelah digigit semut api seperti mencuci area yang digigit dengan sabun dan air.

Tindakan lainnya dengan memberikan kompres dingin selama 20 menit pada area yang digigit untuk mengurangi pembengkakan. Atau oleskan krim hidrokortison pada kulit yang digigit untuk menghilangkan rasa gatal.

Baca Juga: Mengandung Racun 47 Protein, Lakukan ini Saat Digigit Semut Api
Memiliki Sifat Antibakteri, Ini Penjelasan Ahli Soal Khasiat Sarang Semut

Selain itu, jangan menggaruk bekas gigitan karena dapat membuat lecet dan menyebabkan infeksi.

Sementara itu, ketika bergejala cukup parah maka seseorang butuh untuk melakukan pengobatan medis. Biasanya gejala yang terjadi seperti sulit bernapas, pembengkakan dan penuruan kesadaran.

Sebaiknya segera lakukan penanganan bila gejala tersebut terjadi dalam satu jam setelah digigit. Biasanya pengobatan dengan memberikan epinefrin untuk meredakan gejala tersebut.

Video Terkait