Kenali Golden Snub Monkey, Monyet Emas Berhidung Pesek

Ilustrasi Golden Snub Monkey (Istimewa)

Penulis: Triana, Editor: Putri - Jumat, 25 Maret 2022 | 17:50 WIB

Sariagri - Tahukah bahwa tidak hanya manusia yang bisa memiliki hidung pesek. Ada satu spesies monyet yang berhidung pesek dan tentu memiliki pesonanya tersendiri.

Salah satu jenis monyet ini terlihat menawan dengan bulu yang cantik berwarna emas cerah, terutama di kepala dan lehernya. Tidak ketinggalan, monyet ini memiliki aksen rambut pelindungnya yang berwarna hitam keabu-abuan sepanjang bahu, lengan atas, dan punggung mereka.

Sementara untuk monyet betina, warna bulunya juga sama. Bedanyam rambut pelindungnya cenderung tampak berwarna coklat kehitam-hitaman.

Monyet satu ini dikenal dengan nama Golden Snub Monkey. Monyet ini merupakan hewan endemik yang berasal dari Cina. Monyet ini mendiami hutan pegunungan barat daya Cina pada ketinggian 1.500-3.400 meter di atas permukaan laut.

Berada pada dataran tinggi, golden snub monkey mampu bertahan dalam cuaca dingin. Ya, cara mereka bertahan adalah dengan menggunakan bulu pelindung yang tumbuh di badan mereka.

Bulu tersebut berfungsi sebagai selimut yang membuat mereka tetap hangat ketika suhu mencapai di bawah titik beku pada musim dingin dan 25 derajat Celsius pada musim panas.

Primata eksotis ini menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon. Saat berada di pohon, monyet-monyet tersebut akan melakukan berbagai aktivitas seperti tidur, makan dan berkumpul dengan kawanannya.

Menurut penelitian terbaru, monyet hidung pesek berwarna emas ini rupanya memiliki kebiasaan unik. Mereka bisa saling mengasuh anak dari monyet betina lainnya atau allonursing. Faktor terpenting dari perilaku ini adalah kekerabatan dan timbal balik.

Jadi nantinya, monyet-monyet itu akan mengasuh bayi monyet lain yang dulu pernah merawat bayinya. Rupanya allonursing bukan hanya saja mengasuh tetapi juga menyusui. Biasanya, monyet betina akan hidup bersosialisasi dalam kelompok yang besar.

Mereka juga akan melahirkan anak-anaknya dalam periode berdekatan satu dengan yang lain. Hal ini merupakan salah satu metode yang mereka gunakan untuk bertahan hidup di tengah cuaca yang sangat ekstrem.

Baca Juga: Kenali Golden Snub Monkey, Monyet Emas Berhidung Pesek
Diduga Lapar, Kawanan Monyet Masuk Dapur Serang Warga hingga Jarinya Nyaris Putus

Sayangnya, monyet emas berhidung pesek ini diklasifikasikan sebagai satwa terancam punah oleh IUCN pada 2015. Jumlah populasinya pun sangat menurun yaitu 50 persen dalam 40 tahun terakhir karena deforestasi dan degradasi habitat.

Selain itu, perburuan liar terhadap monyet ini kerap terjadi untuk diambil kulitnya, bulunya dan juga dagingnya sebagai obat tradisional. Hal tersebut membuat monyet ini muncul dalam daftar 25 spesies primata paling terancam di dunia oleh International Primatological Society pada 2017.

Video Terkait