Jeritan dan Dengkuran Babi Ternyata Ada Artinya Lho!

Ilustrasi babi. (Foto Unsplash)

Editor: M Kautsar - Rabu, 9 Maret 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Jeritan dan dengkuran babi ternyata memiliki arti tertentu yang merupakan bagian dari ekspresi emosi mereka. Tim peneliti dari University of Copenhagen telah mengumpulkan ribuan rekaman suara babi untuk menerjemahkan arti setiap jeritan, dengkuran dan pekikan suara babi. Mereka mengklaim penelitian tersebut adalah yang pertama di dunia yang menerjemahkan suara babi menjadi emosi yang sebenarnya.

"Dengan penelitian ini, kami mendemonstrasikan bahwa suara binatang memberikan wawasan yang bagus tentang emosi mereka," kata Associate Professor Elodie Briefer dari University of Copenhagen, yang ikut memimpin penelitian tersebut.

Mengutip BBC, para ilmuwan merancang mesin penerjemah babi, menggunakan sebuah alat canggih yang menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI), yang bisa menerjemahkan apakah seekor babi merasakan emosi positif atau negatif.

Menurut penelitian, alat tersebut bahkan dapat mengetahui apakah suasana hati hewan itu berada di antara keduanya. "Kami telah melatih algoritme untuk memecahkan kode suara jeritan babi," kata Briefer.

Hasil penelitian tersebut bisa digunakan para peternak untuk membuat sistem peringatan ketika babi-babi mereka tidak bahagia atau sebaliknya. Namun para peneliti membutuhkan bantuan untuk membuat sebuah aplikasi.

"Sekarang, kami membutuhkan seseorang yang ingin mengembangkan algoritma menjadi aplikasi yang dapat digunakan peternak untuk meningkatkan kesejahteraan hewan mereka," imbuh Briefer.

Lebih jauh ia menjelaskan, dalam penelitian suara babi direkam di peternakan dengan situasi eksperimental yang didasarkan pada perilaku babi terkait dengan emosi positif dan negatif.

Situasi positif misalnya ketika anak babi minum susu dari ibu mereka atau ketika mereka bersatu dengan keluarga mereka setelah berpisah. Sedangkan situasi yang terkait dengan emosi negatif antara lain perpisahan dan perkelahian antaranak babi. Panggilan, perilaku, dan detak jantung hewan juga dipantau dan direkam jika memungkinkan.

Baca Juga: Jeritan dan Dengkuran Babi Ternyata Ada Artinya Lho!
Dokter Hewan di AS Temukan Penyakit Bakteri APP Menular di Kawanan Babi



Lebih dari 7.000 rekaman audio dianalisis untuk melihat apakah ada pola dalam suara sebagai fungsi emosi, dan apakah peneliti dapat membedakan situasi dan emosi positif dan negatif. Jeritan dan pekik suara babi lebih terkait dengan emosi negatif, sedangkan gonggongan dan dengkuran terjadi baik dalam situasi di mana babi mengalami emosi positif atau negatif.

Briefer mengatakan, dengan data yang cukup untuk melatih sistem AI, metode ini juga dapat digunakan untuk lebih memahami emosi mamalia lain.

Video terkini:

Video Terkait