Dari Hobi Pemuda Ini Raup Omzet Rp7 Juta per Bulan Beternak Leopard Gecko

Beternak Leopard Gecko. (Sariagri/Arief L)

Editor: Reza P - Kamis, 3 Maret 2022 | 13:10 WIB

Sariagri - Bermula dari hobi memelihara leopard gecko (Eublepharis macularius), Ipung Inupiaga (23 tahun), breeder asal Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini sukses mengembangbiakan hewan reptil jinak ini.

Beragam varian morph unik dihasilkan dengan nilai jual yang fantastis seiring terus meningkatnya tren harga pasar di kalangan pecinta leopard gecko.

Menurutnya, menekuni usaha pengembangbiakan leopard gecko tidak butuh tempat yang luas. Seperti dirinya yang hanya memanfaatkan teras depan rumah ukuran 3 x 4 meter sudah bisa dijadikan lokasi breeder.

Beternak Leopard Gecko. (Sariagri/Arief L)
Beternak Leopard Gecko. (Sariagri/Arief L)

“Hal pertama yang harus disiapkan dalam beternak leopard gecko, yakni lahan dengan sirkulasi udara  yang bersih. Kedua memilih indukan yang unggul dengan umur 7 bulan bagi indukan jantan dan umur 7 bulan hingga 1 tahun untuk indukan betina,” terang breeder leopard gecko, Ipung Inupiaga kepada Sariagri, Kamis (3/3).

Berbagi tips beternak leopard gecko, Ipung mengungkapkan kedua indukan jika akan dikawinkan diletakkan dalam satu wadah transparan dan diberi alas kertas atau tisu serta dolomit.

“Ciri indukan jantan memiliki dua benjolan di pangkal ekor bagian bawah sedangkan indukan betina tidak memiliki benjolan seperti ini,” tunjuknya sambil membalik 2 leopard gecko yang dimaksud.

Setelah melalui proses perkawinan selama tiga hari, gecko betina dipisah dengan yang jantan di kotak atau laying box.

“Pada umur 2 minggu gecko betina sudah mulai bertelur. selanjutnya telur gecko ini ditempatkan terpisah dengan induknya di tempat penetasan atau inkubator dengan media vermiculite yang dibasahi air bersuhu 26 hingga 30 derajat celcius,” jelasnya.

Telur leopard gecko selanjutnya akan menetas pada waktu 45 hingga 60 hari. Ia mengatakan jika seorang breeder beruntung dalam mengawinkan indukan gecko terkadang bisa menghasilkan morph yang bagus.

“Telur jantan biasanya menetas dalam waktu 45 hari dan terlur berkelamin betina menetas di waktu 60 hari. Soal hasil anakan morph yang bagus tergantung keberuntungan, karena cukup sulit dalam mendapat morph yang diinginkan,” imbuhnya.

Untuk anakan gecko umur 1 minggu, biasa dijual antara Rp 50.000 hingga Rp 400.000 per ekor,  tergantung morph. Sedangkan untuk indukan dijualnya dari kisaran harga Rp 350.000 sampai Rp 1,5 juta per ekor.

Perawatannya terbilang cukup mudah karena hanya membutuhkan kandang kecil berupa liter box atau kotak makan. Leopard gecko juga dalam hal pakan juga tidak membutuhkan biaya mahal.

Baca Juga: Dari Hobi Pemuda Ini Raup Omzet Rp7 Juta per Bulan Beternak Leopard Gecko
Lihat Peluang Menjanjikan, Petani Ini Beralih Ternak Ayam Cemani Bernilai Puluhan Juta

“Pemberian pakan 3 hari sekali, berupa jangkrik antara 2 atau 3 ekor per hari. Kombinasi pakan lainnya ulat jerman serta ulat hongkong sebagai makanan protein favoritnya,” ungkapnya.

Kini Ipung telah memiliki koleksi mulai dari jenis line albino, bell, tremper, tangerine dan patternless.

“Pelanggan saya berasal dari Surabaya, malang, Denpasar Bali hingga Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. Jenisnya gecko dengan warna eksotik kini mulai banyak diminati pecinta leopard gecko. Dari usaha ini saya per bulan mampu meraup omzet antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta,” tutupnya.

Video Terkait