Filipina Deteksi Kasus Flu Burung di Peternakan Bebek dan Puyuh

Ilustrasi peternakan bebek. (Foto Istimewa)

Editor: M Kautsar - Jumat, 25 Februari 2022 | 13:40 WIB

Sariagri - Departemen Pertanian Filipina baru-baru ini mendeteksi wabah flu burung di beberapa peternakan bebek dan burung puyuh di dekat ibu kota, seperti diberitakan Reuters.

Kasus baru ini terjadi setelah negara itu berhasil menyingkirkan wabah flu burung sejak lebih dari setahun yang lalu. 

Kasus terbaru merupakan galur H5N1, bukan galur H5N6 yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun keduanya diklasifikasikan sangat patogen. Pada Januari 2021, Departemen Pertanian Filipina mengumumkan bahwa negaranya bebas dari virus H5N6, mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia.

Kasus pertama infeksi H5N1 ditemukan bulan lalu di Provinsi Bulacan dan Pampanga, rumah bagi beberapa bisnis unggas. Sementara kasus tambahan dicatat awal bulan ini.

Direktur Biro Industri Hewan Departemen Pertanian Filipina, Reildrin Morales, mengatakan galur tersebut belum ditemukan pada ayam dan kalkun.

Baca Juga: Filipina Deteksi Kasus Flu Burung di Peternakan Bebek dan Puyuh
Korea Selatan Laporkan Kasus Flu Burung Sangat Patogen di Satu Wilayah

Lebih lanjut, Morales mengatakan otoritas veteriner kota segera memusnahkan semua unggas di peternakan puyuh dan bebek yang terkena dampak.

Zona karantina telah ditetapkan di sekitar peternakan yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran virus dan risiko penularan ke manusiaMenteri Pertanian Filipina, William Dar, juga telah meyakinkan publik bahwa risiko manusia tertular virus H5N1 adalah sangat rendah.

Video terkini:

Video Terkait