Lagi, AS Konfirmasi Kasus ke-6 Virus Flu Burung pada Unggas Peliharaan di New York

Petugas kesehatan atasi flu burung. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 21 Februari 2022 | 10:30 WIB

Sariagri - Amerika Serikat (AS) mengumumkan kasus keenam flu burung, kali ini terdeteksi pada kawanan unggas peliharaan di halaman belakang rumah warga di Suffolk County, New York. Melansir Successful Farming, layanan Kesehatan Hewan dan Tumbuhan USDA (APHIS) mengonfirmasi kasus infeksi flu burung tersebut pada Sabtu (19/2/2022) kemarin lusa.

APHIS bekerja sama dengan pejabat negara bagian New York dan Federal untuk menetapkan radius karantina dan mengurangi populasi kawanan unggas di wilayah tersebut. Namun, Departemen Pertanian AS (USDA) belum merilis keterangan terkait jenis unggas apa atau berapa banyak yang telah dikurangi populasinya pada kasus di New York. 

Pejabat negara bagian dan federal di New York kini sedang mengerjakan pengawasan dan pengujian tambahan di area sekitar kawanan unggas yang terkena dampaknya. Menurut USDA, mereka saat ini bekerja dengan mitra untuk melakukan pengujian virus flu burung dalam operasi unggas komersial (peternakan), pasar unggas hidup dan populasi unggas liar yang bermigrasi ke wilayah itu.

Hingga saat ini, wabah virus flu burung yang dilaporkan AS telah terjadi di beberapa negara bagian antara lain di Indiana, Virginia, dan Kentucky.

USDA menegaskan kepada produsen harus melaporkan semua temuan atau kecurigaan mereka terhadap serangan virus flu burung pada unggas mereka kepada dokter hewan. Adapun tanda-tanda unggas terserang flu burung antara lain yaitu unggas mati mendadak tanpa gejala klinis, unggas lemas kekurangan energi, penurunan produksi telur, telur unggas mempunyai cangkang lunak atau cacat, kepala unggas membengkak atau berubah warna menjadi ungu, keluarnya cairan di hidung, unggas batuk bersin, dan diare.

Baca Juga: Lagi, AS Konfirmasi Kasus ke-6 Virus Flu Burung pada Unggas Peliharaan di New York
Wabah Flu Burung Hantui Israel



USDA pun telah memiliki panduan dengan gambar gejala unggas terserang flu burung dengan lengkap untuk membantu para peternak atau memelihara unggas rumahan dalam mengidentifikasi perubahan warna dan tanda klinis lainnya pada unggas mereka.

Meskipun flu burung tidak menimbulkan masalah keamanan pangan bagi manusia, USDA tetap memastikan bahwa unggas yang terkonfirmasi flu burung di AS tidak akan masuk ke sistem pangan negeri Paman Sam tersebut. 

Video Terkait