Mengenal Semut dengan Sengatan Beracun yang Sangat Berbahaya

Semut Bulldog. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 2 Februari 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Semut pada umumnya bukan hewan berbisa mematikan seperti ular yang bisa membunuh manusia dalam waktu singkat. Tetapi beberapa spesies semut cukup berbahaya dan bisa mematikan jika tersengat dan tidak segera ditangani.

Salah satu spesies semut yang terkenal dapat membunuh manusia adalah semut bulldog. Semut agresif ini banyak ditemukan di Australia dan pulau sekitarnya. Hewan ini dikenal sebagai semut ganas dengan agresivitas ekstrem dan sengatannya sangat menyakitkan.

Melansir brisbane insects, Semut bulldog adalah serangga yang masuk dalam genus Myrmecia, pertama kali dideskripsikan seorang zoologis Denmark, John Christian Fabricius, pada 1804. Setidaknya ada 93 spesies semut bulldog saat ini yang telah tercatat dan salah satunya Jack jumper (Myrmecia pilosula).

Ciri morfologi

Secara morfologis, spesies Jack jumper memiliki mandibula memanjang dan mata majemuk yang besar. Dengan mata tajam dan besar semut ini bahkan dapat melihat mangsanya dalam jarak satu meter

Ukuran tubuh semut ini terbilang besar dibanding semut kebanyakan, yaitu antara 8 - 40 milimeter. Sebagian besar memiliki warna tubuh oranye terang atau kombinasi oranye dan hitam.

Semut ini adalah hewan monoformik yang sulit dibedakan antara kelamin jantan dan betina. Satu-satunya ciri yang bisa dikenali adalah rahang semut jantan rata-rata berukuran lebih kecil.

Selain itu, antara semut pekerja dan ratu sulit dibedakan baik ukuran tubuh dan warnanya. Ratu akan kawin dengan satu atau lebih jantan hingga terbentuk koloni baru.

Siklus hidup dan habitat 

Siklus hidup semut bulldog dari telur hingga dewasa bisa membutuhkan waktu beberapa bulan. Semut kelas pekerja memiliki umur lebih panjang dibanding kelas semut lainnya. Semut pekerja juga dapat bereproduksi dengan semut jantan.

Semut bulldog adalah salah satu kelompok semut paling primitif di bumi. Tak banyak predator yang suka memburu semut ini karena sengatannya berbisa. Namun larva semut bulldog merupakan sasaran empuk jenis ular buta seperti ular kawat.

Semut bulldog banyak ditemukan bersarang di tanah, di bawah kayu busuk dan di bawah batu. Namun ada juga yang hidup di atas pohon dan membangun koloninya jauh dari tanah. Biasanya semut ini akan menghiasi sarangnya dengan biji-bijian, arang, batu, serasah daun bahkan sisa jasad invertebrata kecil.

Semut bulldog dewasa rata-rata memakan zat manis dan hewan serangga lainnya. Semut yang bersifat omnivora ini suka memuntahkan makanannya untuk memberi makan larva mereka.

Racun semut bulldog

Sengatan semut bulldog terkenal sangat kuat dan termasuk paling beracun di dunia serangga. Di Tasmania, sekitar 3% populasi manusia memiliki alergi terhadap racun spesies Jack jumper.

Baca Juga: Mengenal Semut dengan Sengatan Beracun yang Sangat Berbahaya
Duh! Bukannya Bawa Gula, Kawanan Semut Ini Malah Gondol Kalung Emas

Mereka yang terkena sengatan mengalami syok anafilaksis (peningkatan denyut jantung, penurunan tekanan darah) yang mengancam jiwa. Setidaknya tiga kematian manusia telah tercatat sejak 1936.

Semut ini menyerang dengan sengatan dan rahangnya secara bersamaan. Mereka bahkan dapat menyengat berkali-kali secara berturut-turut, sehingga dapat meyuntikkan banyak racun ke dalam tubuh lawannya.

Video terbaru:

Video Terkait