Pecahkan Rekor! Jonathan Jadi Kura-kura Tertua di Dunia Berusia 190 Tahun

Jonathan, kura-kura tertua di dunia berusia 190 tahun (Guinnesworldrecord)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 28 Januari 2022 | 16:00 WIB

Sariagri - Jonathan, seekor kura-kura berusia 190 tahun telah menjadi kura-kura tertua yang pernah ada. Jonathan diperkirakan lahir pada tahun 1832, yang berarti ia berusia 190 tahun pada tahun 2022.

Mengutip dari Live Science, Guinnes Wolrd Record resmi menobatkan Jonathan sebagai kura-kura tertua di dunia. Hal ini diumumkan pada 12 Januari lalu. Kini, Jonathan tinggal di St. Helena, sebuah pulau di Samudra Atlantik Selatan.

Jonathan merupakan kura-kura raksasa berjenis Seychelles (Aldabrachelys gigantea hololissa). Ia telah mengalahkan pemegang rekor sebelumnya Tu'i Malila, seekor kura-kura pancaran (Astrochelys radiata) yang hidup setidaknya 188 tahun sebelum meninggal pada tahun 1965.

"Jonathan adalah ikon lokal, simbol kegigihan dalam menghadapi perubahan," ucap Joe Hollins, selaku dokter hewan Jonathan kepada Guinness World Records.

Jonathan tiba di St. Helena pada tahun 1882 ketika ia berusia sekitar 50 tahun. Sebuah foto Jonathan yang tertanggal antara tahun 1882 dan 1886 menunjukkan bahwa ia sudah dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa ia setidaknya berusia 50 tahun ketika diambil, sehingga kemungkinan ia bisa lebih tua dari 190 tahun di tahun ini.

Di usia senjanya, Jonathan mengalami buta dan tidak bisa mencium aroma, tetapi masih merumput di pekarangan kediaman gubernur St. Helena tempat ia tinggal bersama sesama kura-kura raksasa lainnya yakni David, Emma dan Fred.

Baca Juga: Pecahkan Rekor! Jonathan Jadi Kura-kura Tertua di Dunia Berusia 190 Tahun
Fakta Unik: Mengenal Makna Dibalik Simbol Burung Merpati pada Logo PT. Pos Indonesia

Jonathan diberi makan seminggu sekali untuk memastikan ia mendapat cukup kalori. Makanan favoritnya adalah kubis, mentimun dan wortel.

Para ilmuwan belum memahami semua proses yang memungkinkan kura-kura seperti Jonathan hidup begitu lama. Menurut ilmuwan kura-kura raksasa dengan cepat membunuh sel-sel yang rusak dalam proses yang disebut apoptosis, yang dapat membantu melindungi mereka dari kerusakan sel-sel yang biasanya memburuk seiring bertambahnya usia.

Video Terkait