Cegah Meluasnya Demam Babi, Italia Larang Aktivitas Perburuan

Ilustrasi babi. (pixabay)

Editor: Dera - Rabu, 26 Januari 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Italia mulai melarang perburuan dan beberapa kegiatan luar ruangan lainnya di dua wilayah utara yang baru-baru ini terkena wabah demam babi Afrika. Pelarangan itu berlaku Kamis (13/01) untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit tersebut yang telah membunuh jutaan babi di seluruh dunia.

Demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia tetapi berakibat fatal bagi babi, yang menyebabkan kerugian finansial bagi petani. Penyakit Itu berasal dari Afrika sebelum menyebar ke Eropa dan Asia, dan telah membunuh ratusan juta babi di seluruh dunia.

Peraturan yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Roberto Speranza dan Menteri Pertanian Stefano Patuanelli, mempengaruhi 114 daerah pedesaan di wilayah barat laut Piedmont dan Liguria, di mana empat babi hutan ditemukan terjangkit penyakit itu.

Dalam perintah yang dikeluarkan para menteri disebutkan, selain larangan berburu juga akan dilarang mengumpulkan jamur dan truffle, memancing, mendaki, bersepeda di daerah tersebut dan melakukan aktivitas lain (yang melibatkan) kontak langsung atau tidak langsung dengan babi hutan yang terinfeksi.

Melansir Channel News Asia, penemuan penyakit ini di Italia dapat menjadi pukulan bagi produsen dagingnya karena pemerintah sering memblokir impor produk daging babi dari negara-negara di mana penyakit itu ditemukan sebagai cara untuk mencegah penularan. Menurut para menteri, perintah larangan itu akan berlaku selama enam bulan, dan akan memungkinkan kegiatan produksi  untuk terus beroperasi dengan aman.

Baca Juga: Cegah Meluasnya Demam Babi, Italia Larang Aktivitas Perburuan
Studi Genomik Baru Buka Harapan Penyelamatan Ras Babi Langka Asli Inggris



Di Cina, produsen daging babi terbesar di dunia, demam babi Afrika menghancurkan setengah kawanan babi dalam waktu satu tahun setelah terdeteksi di sana pada tahun 2018.

Tahun lalu, Haiti dan Republik Dominika mengonfirmasi wabah pertama di Amerika dalam hampir 40 tahun. Cina dan pembeli daging babi lainnya melarang impor daging babi Jerman pada September 2020 setelah kasus pertama dikonfirmasi pada hewan liar di Jerman.

Video Terkait