Fakta Unik Black Widow, Laba-laba dengan Pola Jam Pasir di Perut

Black widow.(Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 26 Januari 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Ketika mendengar black widow mungkin yang terbayang adalah nama pahlawan super di film. Di dunia nyata, black widow adalah laba-laba beracun.

Black widow adalah araknida beracun atau hewan yang memiliki kerangka di luar tubuhnya. Tubuhnya tersegmentasi dengan delapan kaki bersendi. Serangga ini memiliki racun mematikan yang 15 kali lebih kuat dari racun ular derik.

Black widow betina berwarna hitam mengkilat dengan pola jam pasir merah-oranye di perutnya. Sedangkan black widow jantan berwarna coklat atau abu-abu dengan bintik-bintik merah kecil.

Hewan dengan pola jam pasir diperutnya ini menggunakan bahan seperti sutra untuk menenun jaring kusut. Biasanya black widow membuat jaring di tempat tertutup atau gelap, seperti di dekat pipa pembuangan atau di bawah batang kayu.

Black widow betina menggantung terbalik di jaring saat menunggu mangsa. Ketika calon mangsanya terjebak di jaring, laba-laba ini segera mulai menjalin anyaman seperti lem di sekitarnya. Mangsa black widow adalah lalat, nyamuk, atau bahkan mangsa yang lebih besar seperti belalang. Setelah mangsa terperangkap, hewan ini melumpuhkannya dengan menyuntikkan racun.

Ujung kaki laba-laba beracun ini dilapisi zat berminyak yang mencegah mereka terjebak dalam jaringnya sendiri.

Baik jantan maupun betina dewasa hidup menyendiri dan bertemu hanya untuk berkembang biak. Betina bertelur sekitar 200 butir yang diinkubasi selama sekitar 20 hari dalam kantung kecil berbentuk kertas bundar yang melekat pada jaring induknya.

Tiga spesies laba-laba Amerika Utara yang beracun membawa nama umum black widow di bawah genus Latrodectus. Ketiganya adalah east black widow (L. mactans), north black widow (L. variolus) dan west black widow (L. hesperus).

Setiap spesies menempati wilayah berbeda di Amerika Utara. Ketiga spesies ini memiliki karakteristik fisik dan perilaku yang sangat mirip.

Baca Juga: Fakta Unik Black Widow, Laba-laba dengan Pola Jam Pasir di Perut
YouTuber Thailand Temukan Spesies Baru Tarantula

Nama black widow berasal dari kebiasaan betina memakan jantan setelah kawin. Betina memiliki panjang sekitar 1,5 inci (38 milimeter) sedangkan jantan berukuran sekitar setengah ukuran betina. Laba-laba ini adalah mangsa burung dan laba-laba lainnya.

Meski beracun, black widow bukan jenis laba-laba agresif kecuali saat terancam. Racun laba-laba ini jarang berakibat fatal bagi manusia tetapi dapat menyebabkan rasa sakit dan mual yang parah.

Video:

Video Terkait