Negara Tetangga Indonesia Gencarkan Ekspor Sarang Burung Walet ke Cina

Ilustrasi - Sarang burung walet. (Pixabay/cegoh)  

Editor: Arif Sodhiq - Sabtu, 15 Januari 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Kementerian Pertanian dan Industri Makanan Malaysia akan mengintensifkan upaya peningkatan potensi ekspor sarang burung walet gua ke CinaMenteri Pertanian Datuk Seri Ronald Kiandee mengatakan hal itu untuk memastikan sarang burung walet premium Malaysia dapat dipasarkan langsung ke Cina.

Kantor berita Bernama melaporkan nilai riil produk itu dapat mencapai RM20.000 atau sekitar Rp68 juta per kilogram jika memenuhi tingkat kualitas yang aman dan layak konsumsi.

Produksi sarang burung walet dari gua adalah 40 hingga 60 metrik ton per tahun. Potensi sarang burung walet gua cukup tinggi karena harga sarang burung walet mentah (RUC EBN) sekitar RM8.000 (sekitar Rp27 juta) per kilogram,” terang Kiandee.

Cina merupakan negara pengguna sarang burung walet gua terbesar di dunia, dengan permintaan 80 metrik ton per tahun. Saat ini ekspor RUC EBN hanya ke Hongkong, Taiwan, dan Vietnam. Negara itu merupakan importir utama atau 80 persen dari total ekspor sarang burung walet Malaysia.

Guna memenuhi protokol ekspor sarang burung walet ke Negeri Tirai Bambu, Departemen Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Hewan (Department of Veterinary Services/DVS) telah mengakreditasi dan memberikan sertifikasi Veterinary Health Mark/VHM kepada 30 pabrik pengolahan dan sertifikasi Good Veterinary Hygiene Practice/GVHP kepada 44 pabrik pengolahan

Permintaan yang sangat tinggi dan nilai gizi sarang burung walet menghasilkan nilai pasar yang tinggi, dengan total ekspor industri ini pada tahun 2020 menjadi 5.654 metrik ton, senilai RM1,2 miliar (sekitar Rp4.111 triliun) dan ekspor komoditas ini tetap kuat selama negara masih menyikapi pandemi Covid-19,” jelas Kiandee.

Baca Juga: Negara Tetangga Indonesia Gencarkan Ekspor Sarang Burung Walet ke Cina
Kualitas Terbaik di Dunia, Eksportir Baru Kirim Sarang Burung Walet Rp10 Miliar ke Cina

Hingga tahun 2021, sudah ada 16.731 rumah burung walet dan lima gua burung walet yang terdaftar. Gua itu antara lain Gua Gomantong dan Gua Madai di Sabah, Gua Silabur dan Gua Niah di Sarawak, serta beberapa gua di Pulau Dangli, Langkawi, Kedah.

Kementerian Pertanian Malaysia juga melakukan sejumlah langkah untuk lebih meningkatkan produksi sarang burung walet. Upaya itu melibatkan berbagai kegiatan di seluruh rantai nilai industri mulai dari produksi, pengumpulan, pengolahan, hingga pemasaran.

Video:

Video Terkait