Pencurian Ternak di Blitar, 19 Ekor Kambing Raib Dalam Semalam

Pencurian 19 ekor kambing di Blitar, Jawa Timur. (Foto Sariagri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Jumat, 14 Januari 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Ketenangan warga Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kembali terusik dengan maraknya aksi pencurian hewan ternak. Sebelumnya ratusan ekor ternak bebek raib digondol pencuri di tiga lokasi di wilayah kecamatan kesamben. Kali ini kawan pencuri kembali menyatroni ternak kambing di wilayah Kecamatan Selopuro.

Korban pemilik kambing jenis gibas, yakni Supriyono (45 tahun), warga Dusun Ploso, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, mengaku kehilangan 19 ekor hewan ternak dari dalam kandang.

Wajahnya langsung pucat pasi dan tubuhnya lemas saat mengetahui ternaknya hilang. Diduga pelaku beraksi malam hari. Dari 19 ekor yang raib tersebut, 8 ekor di antaranya dalam keadaan bunting.

“Saya kaget dan langsung lemas, saat pagi hari akan memberi makan kambing di kandang hanya tersisa sedikit. Dari 33 ekor kambing hanya tinggal 14 ekor saja. Kerugian cukup besar sekitar Rp22 juta, karena dari 19 ekor yang hilang, 8 ditaranya tengah bunting,” ujar pemilik kambing, Supriyono dengan raut wajah sedih kepada Sariagri, Jumat (14/1).

Kapolsek Selopuro, Iptu Hartono mengatakan setelah mendapat laporan dari korban, petugas langsung terjun ke lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, diduga pelaku lebih dari dua orang dan merupakan komplotan spesialis hewan ternak. Mereka tahu bagaimana memindahkan hewan ternak, dalam hal ini kambing, tanpa menimbulkan keributan,” beber Hartono.

Bahkan, imbuhnya komplotan ini leluasa menjalankan aksinya karena penerangan kandang yang minim dan pintu kandang tidak digembok.

"Pintu kandang hanya diikat menggunakan tali raffia dan tambang berukuran kecil. Jadi pencuri cukup leluasa menjalankan aksinya," ujarnya seraya menunjuk pintu kandang yang tidak diberi kunci pengaman tambahan.

Baca Juga: Pencurian Ternak di Blitar, 19 Ekor Kambing Raib Dalam Semalam
Mengenal Kambing Gibas, Kambing yang Mirip dengan Domba



Lokasi kandang cukup jauh dari pemukiman warga, sekitar 300 meter serta lingkungan sepi sekelilingnya sawah serta kolam dan tambak ikan dimanfaatkan pelaku dalam membawa kabur ternak curian. "Kawanan ini kelihatannya sudah sangat mahir, sehingga kambing sebanyak itu meski mengembik keras tidak ada warga yang mendengar dan curiga," kata dia.

Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, pelaku diduga menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut 19 ekor kambing. “Jenisnya mobil pikap yang dibawa pencuri, ini diketahui dari adanya jejak roda ban mobil di dekat kandang. Mungkin pelaku mau menggasak semua ternak, namun kapasitas kendaraan hanya cukup untuk 19 ekor saja. Akhirnya pelaku menyisakan 14 ekor di kandang,” ucapnya.

Suhartono mengakui pihaknya belum mendapatkan bukti yang mengarah pada identitas pelaku atau pun mobil yang digunakan dalam pencurian itu.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan di tempat-tempat penjualan hewan ternak untuk mendapatkan petunjuk keberadaan kambing curian yang dimungkinkan sudah dijual ke pasar hewan. "Sejauh yang saya tahu kasus pencurian kambing di wilayah Selopuro baru kali ini terjadi. Kami belum dapat menduga komplotan mana. Karena di sekitar lokasi tidak ada kamera pengawas CCTV. Kami juga akan melakukan penelusuran ke sejumlah pasar hewan di kawasan Wlingi maupun Kesamben,"  tandasnya

Video Terkait