Potensi Besar, IPB University dan Pemda Kabupaten Ende Deklarasi Tiga Sekolah Peternakan Rakyat

Ilustrasi - Peternakan sapi.(Pxhere)

Editor: M Kautsar - Rabu, 5 Januari 2022 | 18:50 WIB

Sariagri - IPB University melalui Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Masyarakat (PSP3) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur mendeklarasikan tiga Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). Adapun tiga SPR tersebut antara lain SPR Kale Tau Mbale, SPR Beka Kapa, dan SPR Sa Ate Fonga Maju.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Marianus Aleksander menyebutkan beberapa kegiatan pelatihan teknis di SPR antara  lain pembuatan pupuk dengan vermikompos, pembuatan pakan, manajemen produksi sapi potong, budidaya dan pengolahan sorgum. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak Maret 2021 lalu.

"Pemerintah kabupaten juga telah memberikan bantuan berupa alat pencacah dan pengolah pupuk pada masing-masing SPR serta kegiatan pendampingan oleh fasilitator dari IPB University," kata Marianus dikutip dari laman resmi IPB University, Rabu (5/1).

Bupati Ende, Djafar Achmad mengatakan SPR harus fokus berbicara bisnis. Sebab, menurut Djafar potensi yang dimiliki Kabupaten Ende ini sangat luar biasa, terutama terkiat pertanian khususnya peternakan. Tetapi, kata Djafar, stakeholder untuk pemasaran menjadi kunci penting dalam keberhasilannya.

Baca Juga: Potensi Besar, IPB University dan Pemda Kabupaten Ende Deklarasi Tiga Sekolah Peternakan Rakyat
Agroeduwisata Cibugary, Peternakan Sapi Perah di Tengah Padatnya Jakarta



"Kendala utama yang dihadapi oleh para peternak kami ini adalah terkait pemasaran. Ke depan jika ada pembelajaran SPR ini sudah baik dan bisnis kolektif bisa berjalan, kami akan bantu untuk pasar di Labuan Bajo, karena Labuan Bajo adalah pasar yang paling empuk," jelas Djafar.

Sementara itu, Kepala PSP3 IPB University sekaligus penggagas konsep SPR Muladno menambahkan bahwa SPR binaannya memang harus langsung berlatih bisnis.

"Nanti kami akan datangkan tim Solidaritas Alumni SPR Indonesia (SASPRI) untuk mulai latihan bermitra. Kami akan siapkan stakeholder dari Jakarta untuk mengakomodir bisnis yang dilakukan oleh SPR, karena potensi alam di Ende tidak diragukan lagi. Ada gamal dan lamtoro yang tumbuh subur di sepanjang jalan," pungkas Muladno.

Video Terkait