Keren! Peternakan Terpencil Ini Pasok Ayam untuk Restoran dan Koki Top di Jerman

Ilustrasi - Peternakan ayam.(Pexels)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 3 Januari 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Peternakan terpencil Lars Odefey di Desa Uelzen di Lower Saxony, Jerman bukan peternakan terbuka untuk dikunjungi sembarang orang. Apa yang ditawarkan adalah unggas dengan kualitas terbaik untuk masakan gourmet, dengan klien termasuk beberapa koki top Jerman dan Austria.

Odefey (38) memelihara ratusan ayam dari berbagai ras, termasuk ayam Bresse Prancis yang sangat lezat. di kandang mobil trailer rancangannya sendiri. 

"Semua yang kami lakukan disini rumit dan gila dan juga terlalu mahal," ujar Odefey seperti dilansir The Star.

Odefey adalah ahli agronomi terlatih yang mengambil alih pertanian orang tuanya empat tahun lalu. Sejak saat itu, dia telah membangun model bisnis yang mampu melunasi utangnya.

Aspek paling menyenangkan dari pekerjaannya, kata Odefey, adalah memasok ke restoran dan hotel. Ketika restoran bintang tiga di Wina, Amador memutuskan hanya akan menyajikan ayam Bresse-nya, menurut Odefey, adalah penghargaan tertinggi yang dapat dibayangkan.

Ketika pandemi melanda, banyak koki dan manajer restoran Berlin memanfaatkan waktu luang mereka ke Uelzen pada akhir pekan dan melihat sendiri bagaimana Odefey beternak ayam. Begitu lockdown berakhir, kata Odefey, pesanan melonjak.

Setiap Minggu malam, Odefey memilih dengan teliti ayam yang telah mencapai ukuran ideal berusia 18 hingga 20 minggu. Ayam-ayam itu disembelih pada Senin jam 5 pagi kemudian dikeluarkan darahnya dan direbus untuk memudahkan pencabutan bulunya.

"Ini dilakukan dengan tangan kering, tidak ada air yang digunakan," katanya.

Saat ini, peternakan Odefey mengirimkan sekitar 200 ayam per minggu menggunakan truk berpendingin ke restoran kelas atas seperti Atlantik dan Vierjahreszeiten di Hamburg, di mana para koki telah menjadi pelanggan setia karena kualitas ayamnya.

Baca Juga: Keren! Peternakan Terpencil Ini Pasok Ayam untuk Restoran dan Koki Top di Jerman
Peternak Mandiri Minta Ombudsman Tegur Kementan dan Kemendag



"Ayam ini tidak sebanding dengan ayam supermarket putih salju," kata Odefey.

Dia mengatakan ayamnya mandi pasir untuk kebersihan dan menghabiskan hari di luar kandang baik saat cuaca hujan atau cerah. Ini membangun struktur di otot dan jaringan ikat ayamnya. Satu ayam Bresse dibanderol 36,90 Euro atau Rp580 ribu, sekitar Rp80 ribu lebih mahal daripada ayam yang dibesarkan di padang rumput.

Dia juga memelihara beberapa ayam Sulmtaler dan Marans untuk penggemar ras itu. Pertanian Odefey tidak memiliki sertifikasi organik. Namun pemberian pakan di peternakan Odefey menggunakan standar tertinggi. 

"Peraturannya terlalu longgar bagi saya. Saya diizinkan untuk memelihara hingga 4.800 hewan ternak bersama-sama, tetapi kami bahkan tidak memiliki jumlah sebanyak itu di 10 lumbung kami," jelasnya. 

Odefey senang menjalankan peternakan unggas komersial kecil, meski sesuai peraturan tidak boleh menyembelih lebih dari 10 ribu unggas setiap tahunnya. Jika dia melakukannya, bisnisnya akan berada dalam kategori berbeda dan tunduk pada pengawasan dokter hewan yang lebih ketat.

Video terkait:

Video Terkait