Wabah Flu Burung Hantui Israel

Petugas kesehatan atasi flu burung. (Antara)

Editor: M Kautsar - Jumat, 31 Desember 2021 | 15:30 WIB

Sariagri - Wabah flu burung menghantui wilayah Israel utara. Menurut informasi Kementerian Pertanian Israel wabah flu burung telah membunuh sejumlah besar unggas peliharaan dan unggas liar.

Wabah virus H5N1 yang dimulai di Lembah Hula dan komunitas Margaliot di Galilea atas, di sebelah perbatasan Lebanon, kini telah menyebar ke komunitas pertanian Barak, selatan Afula.

Ada sekitar 5.500 ayam yang terinfeksi virus di sebuah peternakan organik di Barak.

Kementerian Pertanian Israel mengatakan telah mengisolasi kandang yang menampung ayam yang terinfeksi dan menghentikan penjualan telur dari peternakan.

“Kami mengelola situasi yang kompleks dan berkembang yang membutuhkan banyak tanggapan,” kata Menteri Pertanian Israel Oded Forer.

"Saya telah menginstruksikan tim profesional kami untuk terus mengambil tindakan dengan segala cara yang tersedia," kata dia dikutip dari The Times of Israel.

Dia mengatakan telah mengizinkan impor telur yang tidak dikenai pajak dan tidak akan ada kekurangan stok. Kementerian Pertanian Israel mengatakan kandang di Barak menghasilkan sekitar 100.000 telur per tahun, terhitung sekitar 2,4 persen  dari pasar telur organik.

Kementerian Pertanian Israel mengatakan prihatin tentang virus yang menginfeksi manusia yang tinggal di dekat unggas yang terinfeksi dan bahwa dokter hewan Kementerian Pertanian telah bekerja "sesuai dengan prosedur darurat" dan secara aktif memantau semua peternakan di utara.

Masyarakat disarankan untuk memasak telur dan produk ayam lainnya secara menyeluruh untuk membunuh virus atau bakteri.

Video Terkait