Peternakan Babi di Jepang Jual Produk Dagingnya Lewat Mesin Otomatis

ilustrasi daging babi. (Foto: Pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 7 Desember 2021 | 16:20 WIB

Sariagri - Teknologi otomatisasi tampaknya telah diterapkan hampir sebagian besar aktivitas harian di Jepang. Terlebih selama Pandemi COVID-19, banyak perusahaan menjual berbagai produk makanan melalui mesin penjual otomatis. Salah satunya yang dilakukan oleh sebuah perusahaan peternakan babi di Timur Jepang, Kondo Swine Pork's.

Dilansir The Mainichi, perusahaan peternakan yang memelihara sekitar 3.000 babi ini mulai merilis sebuah mesin penjual otomatis produk daging babi di depan tokonya di Maebashi, Prefektur Gunma pada 29 November lalu (11/29). Tanggal tersebut dipilih karena telah dikenal sebagai “hari daging yang baik” sebab dalam bahasa Jepang angka 11 dan 29 dapat diucapkan berurutan sebagai “ii niku” yang artinya “daging enak”.

Mesin penjual otomatis tersebut menjual sebanyak 8 jenis produk daging babi dengan harga berkisar 700 – 1950 yen (Rp89.000 – Rp248 ribu) meliputi sosis, bacon, dan barbekyu babi. Sebagian produk daging babi tersebut banyak diminati oleh para pekemah di dekat Gunung Akagi.

Alasan utama peternakan babi tersebut meluncurkan mesin penjual otomatis yaitu karena sebelumnya, mereka hanya menjual produk babi di etalase toko pada hari Selasa dan Jumat saja karena staf peternak sibuk memberi makan dan mengirim babi setiap harinya. Dengan menggunakan mesin penjual otomatis, tentunya peternakan dapat menjual produknya setiap hari tanpa menggunakan tenaga kerja manusia.

Baca Juga: Peternakan Babi di Jepang Jual Produk Dagingnya Lewat Mesin Otomatis
PT Berdikari Siap Stabilisasi Harga Daging Jelang Nataru

Selain itu, tren pemasaran melalui mesin penjual otomatis yang berkembang pesat di Jepang selama Pandemi COVID-19 juga turut mendorong peternakan babi ini melakukan hal yang sama. Mesin penjual otomatis produk daging babi tersebut dapat membekukan daging pada suhu hampir minus 20 derajat Celcius.

“Pelanggan dapat membeli produk kami kapan saja. Kami berharap mereka menikmati daging babi lokal kami yang lezat,” kata Presiden Takayuki Kondo.

Video Terkait