Bisa Kurangi Emisi, Domba Orkneys di Skotlandia Makan Rumput Laut

Ilustrasi Domba. (Pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 3 Desember 2021 | 11:00 WIB

Sariagri - Emisi metana dari hewan ternak kini menjadi isu yang diperbincangkan. Para ilmuwan terus mencari cara agar peternakan bisa mengurangi emisi gas rumah kaca ini, baik melalui pakan utama maupun pakan tambahan.

Sebaliknya, di ujung Skotlandia, pola penggembalaan ternak tradisional yang sudah berlangsung ratusan tahun justru telah menerapkan pola pemberian pakan yang rendah emisi.

Di Kepulauan Orkneys, Skotlandia, ribuan domba menghabiskan musim dingin dengan mengunyah rumput laut. Ternyata ini merupakan makanan unik yang menurut para ilmuwan menawarkan harapan untuk mengurangi emisi metana yang menghangatkan planet, demikian dikutip dari laman phys.org.

Pulau ini dikenal dengan domba aslinya yang khas dan menghasilkan wol cokelat, krem atau hitam. Hewan-hewan ini hidup di tepi pantainya karena sistem dinding batu besar untuk menjauhkan domba-domba dari ladang dan jalan.

Pasalnya, para crofters atau sebutan untuk orang-orang yang tinggal dan bekerja di lahan pertanian pulau tersebut, ingin menggunakan setiap ruang yang tersedia untuk bercocok tanam dan sebagai padang rumput bagi sapi dan domba mereka.

Di musim panas, domba dan sapi dapat memakan rumput segar, tetapi pada musim dingin hewan ternak itu memakan rumput laut yang berlimpah, ini adalah satu-satunya cara mereka untuk bertahan hidup.

Para ilmuwan mengatakan, domba Ronaldsay Utara adalah ternak yang unik di seluruh dunia karena menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya untuk memakan tumbuhan laut.




Reduksi metana

Pola pemeliharaan domba dan sapi Ronaldsay unik ini ternyata menarik perhatian banyak orang untuk menggunakanya sebagai studi kasus terobosan dalam metode pemeliharaan ternak untuk mengurangi emisi metana.

Gas metana yang dikeluarkan melalui sendawa dan kentut hewan ternak, ternyata sekitar 30 kali lebih kuat dari karbon dioksida dalam memerangkap panas di atmosfer. Mengingat skala besar industri daging global, masalah ini telah menjadi fokus utama bagi para ilmuwan iklim.

Makanan rumput laut domba di Orkney memiliki efek pada sistem pencernaan mereka yang kompleks dan mengurangi jumlah metana yang dihasilkan.

"Ada komponen berbeda dalam rumput laut yang benar-benar mengganggu proses pembuatan metana di dalam pencernaan hewan," kata Gordon McDougall, seorang peneliti di The James Hutton Institute di Dundee di Skotlandia timur yang telah meneliti makanan domba selama dua dekade.

Sebelumnya, para peneliti di The University of California, Davis, menyebutkan bahwa sedikit rumput laut dalam pakan ternak dapat mengurangi emisi metana dari sapi potong sebanyak 82 persen.

Skala

Meski dinilai efektif, tidak berarti sapi dan domba harus beralih ke makanan yang seluruhnya terdiri dari rumput laut seperti domba Ronaldsay Utara, tetapi rumput laut bisa melengkapi pakan mereka yang biasa.

McDougall mengatakan, rumput laut tidak tersedia dalam jumlah yang cukup besar untuk memberi makan begitu banyak hewan. Menurutnya, mengambil terlalu banyak tanaman dari laut juga dapat merusak lingkungan dan ekosistem.

Baca Juga: Bisa Kurangi Emisi, Domba Orkneys di Skotlandia Makan Rumput Laut
Ribuan Domba Penuhi Kota Madrid, Ini Penyebabnya



Namun, tanaman laut yang kaya mineral, vitamin dan asam lemak omega-3 ini, sebagian bisa menggantikan kedelai yang banyak digunakan dalam pakan ternak saat ini. Peneliti masih perlu menentukan jenis dan jumlah rumput laut yang paling cocok untuk ditambahkan ke pakan.




 

Video Terkait