Jual Motornya untuk Modal Usaha, Pria Ini Sukses Ternak Burung Murai Batu dengan Omzet Jutaan Rupiah

Vhendy peternak murai batu. (Foto: Youtube Kicau Populer)

Editor: M Kautsar - Rabu, 1 Desember 2021 | 14:50 WIB

Sariagri - Suara burung murai batu yang terdengar indah membuat Vhendy jatuh cinta dan mengantarkannya menjadi peternak burung murai batu yang sukses.

“Awalnya saya menabung dan membeli satu ekor burung murai, loh kok bagus dan menarik banget suaranya. Dari situ saya berkeinginan untuk mencoba budidaya murai sendiri,” kata Vhendy dikutip dari Youtube Kicau Populer, Selasa (1/12).

Setelah berhenti menjadi buruh pabrik di tahun 2017, Vhendy kemudian menjual motornya untuk mendapatkan modal membangun peternakan murai. Namun, nasib baik belum berpihak padanya, di awal usahanya Ia mendapati kegagalan dalam membudidayakan burung murai.

“Karena awalnya saya berhasil beternak burung kenari, tapi ternyata saat dicoba di burung murai saya gagal. Tapi dari situ saya belajar lagi untuk bisa beternak murai dengan baik. Memang semua itu butuh proses belajar,” ungkapnya.

Karena sikap pantang menyerah dan ingin terus mencoba, membuat Vhendy pada akhirnya berhasil membudidayakan burung murai. Sejak 2018, Vhendy mulai memfokuskan usahanya pada breeding burung murai batu.

Saat ini beberapa jenis murai batu sudah berhasil ia ternakan, seperti murai batu nias, murai batu medan dan murai balak. Ke depannya ia juga berencana untuk mengembangkan budi daya jenis murai sabang dan ekor panjang.

Vhendy mengungkapkan, trik agar perkawinan burung murai batu berhasil yaitu baik burung jantan dan betina harus sama-sama dalam kondisi birahi dan umur yang mapan untuk kawin untuk menghindari perkelahian antarburung.

“Untuk murai betina minimal bisa dikawinkan saat umur 1 tahun, sedangkan kalau murai jantan minimal umur 2 tahun karena semakin tua umur murai jantan makan akan semakin bagus dan mapan untuk kawin,” jelasnya.

Vhendy mengatakan, murai betina membutuhkan waktu sekitar 14 hari untuk proses bertelur dan pengeraman.  Setelah itu, telur akan menetas, dan anakan akan mulai dipisahkan dari induk sejak usia 7 hingga 8 hari setelah menetas.

Baca Juga: Jual Motornya untuk Modal Usaha, Pria Ini Sukses Ternak Burung Murai Batu dengan Omzet Jutaan Rupiah
Budidaya Love Bird, Raih Untung Meski di Masa Pandemi

Vendhy memberikan pakan untuk murai batu dewasa berupa ulat kandang dan jangkrik. Sedangkan pakan untuk anakan murai yang baru lahir dia berikan dedak dengan campuran kroto dan jangkrik.

Saat ini, Vhendy mengaku bisa meraup jutaan rupiah dari hasil penjualan anakan burung murai yang Ia ternakan. Penjualan rata-rata dilakukan untuk burung murai batu berusia 1 – 2 bulan yang Ia hasilkan dari proses breeding. Ia membandrol harga burung murai batu tersebut berkisar Rp1 – 2 juta per ekor tergantung kualitas burung dan jenis indukannya.

Video Terkait