Gara-Gara Ini, Pemerintah Prancis Pantau Ketat Unggas di Negaranya

Ilustrasi peternakan unggas. (Pixabay/Xuân Tuấn Anh Đặng)  

Editor: M Kautsar - Rabu, 1 Desember 2021 | 11:45 WIB

Sariagri - Pemerintah Prancis mengumumkan bahwa pihaknya telah mendeteksi adanya jenis flu burung yang sangat patogen di salah satu peternakan unggas di dekat perbatasan Belgia, sebagaimana diberitakan politico. 

Kasus ini merupakan pertama kalinya sejak wabah flu burung ditemukan di sebuah peternakan Prancis pada musim dingin lalu.

Kementerian Pertanian Prancis mengatakan bahwa empat kasus ditemukan di antara satwa liar dan tiga kasus dialami oleh unggas peliharaan.

Badan Makanan, Lingkungan, dan Kesehatan serta Keselamatan Kerja Prancis tengah menganalisis virus tersebut. Semua unggas di peternakan yang terkena dampak di kota barat laut Warhem akan dimusnahkan.

Sementara perimeter pengawasan sepanjang 10 kilometer telah dipasang dan seluruh pergerakan unggas dilarang di daerah tersebut.

Para peternak unggas harus mampu menjaga kandang ternak mereka dengan baik. Selain itu, pertunjukan dan pasar unggas pun dilarang buka.

Baca Juga: Gara-Gara Ini, Pemerintah Prancis Pantau Ketat Unggas di Negaranya
Demam Babi Afrika Rugikan Industri Pertanian Negara Ini

Badan Federal Belgia untuk Keamanan Rantai Makanan juga telah menerapkan langkah-langkah pengamanan di dekat perbatasan Prancis, seperti di kota De Panne, Veurne, Alveringem, dan Poperinge. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut konsumsi daging unggas aman jika dimasak dengan benar. Alasannya,  virus flu burung sangat sensitif terhadap panas. Oleh sebab itu, makanan harus dimasak hingga mencapai suhu 70 derajat Celcius di semua bagian.

Video terkait:

Video Terkait