Karena Sakit, Pemuda Asal Bogor Ini Pilih Jadi Pembudidaya Cacing Tanah

Ilustrasi cacing tanah (Foto: Unsplash)

Penulis: M Kautsar, Editor: Reza P - Minggu, 28 November 2021 | 23:00 WIB

Sariagri - Muhammad Zidni Ilman, seorang pemuda asal Bogor, Jawa Barat saat ini telah sukses membangun usaha budidaya cacing karena pernah mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh.

"Main cacing itu karena sakit enggak sembuh-sembuh kemudian saya bisa sembuh karena dikasi obat cacing," kata dia dikutip dari Youtube Channel CapCapung, Minggu (28/11). 

"Kemudian membaik dan setelah itu saya pikir kalau dikonsumsi setiap hari bagus juga. Akhirnya saya berpikir untuk buah sendiri dari pada beli," kata dia. 

Usaha Zidni ini dimulai dengan membudidayakan dalam ember sebelum memiliki lahan sendiri. Menurut dia, semua jenis cacing memiliki pasarnya masing-masing sehingga tidak ada salah satu yang diunggulkan saat akan dikomersialisasikan. 

"Cacing itu ada pasarnya masing-masing tergantung penggunaannya. Untuk cacing yang digunakan sebagai pakan ternak menggunakan jenis yang agak besar atau ANC," jelas dia. 

Selain sebagai pakan ternak, cacing juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk memperbaiki lingkungan dan mengurangi limbah pada tanaman. 

Zidni mengatakan, dalam budi daya cacing perlu diperhatikan lingkungan sekitar. Lahan untuk membudidayakan cacing harus dibuat tidak terkena sinar matahari langsung atau suasana seperti malam hari. 

Baca Juga: Karena Sakit, Pemuda Asal Bogor Ini Pilih Jadi Pembudidaya Cacing Tanah
Kisah Joshua, Lulusan S2 dari ITB yang Pilih Jadi Peternak Ayam di Masa Pandemi

"Kalau bicara risiko yang pertama hama yang mengganggu seperti semut, kutu tanah dan kutu ayam, tetapi tidak ada masalah karena seperti semut juga bisa membersihkan sendiri cacing yang sudah mati. Sementara hama yang memangsa seperti kodok, tikus, ayam, cicak dan kadal," kata dia. 

Kendala lain dalam membudidayakan cacing kata Zidni adalah ingin cepat mendapatkan hasil. Hal ini dapat memutuskan proses budi daya. Jadi jika ingin bertahan kuncinya adalah terus menjaga bibit. 

Video Terkait