Duh! Puluhan Ayam Mati Mendadak Gara-gara Dengar Musik Hajatan Terlalu Kencang

Ilustrasi ayam. (pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 25 November 2021 | 16:40 WIB

Sariagri - Sebuah prosesi pernikahan tradisional India dengan musik kencang dan menghentak diduga menjadi salah satu penyebab kematian 63 ekor ayam secara mendadak.

Ranjit Kumar Parida mengatakan kelompok itu mengeluarkan "suara yang memekakkan telinga" saat melewati peternakan unggasnya di negara bagian Odisha timur sesaat sebelum tengah malam.

"Saya meminta operator band untuk mengecilkan volume karena musiknya terlalu berisik dan menakutkan ayam. Tapi mereka tidak mendengarkan dan teman mempelai pria justru meneriaki saya," kata Parida seperti dilansir dari The Straits Times.

Seorang dokter hewan memberi tahu Parida bahwa ayam-ayam itu mati karena serangan jantung, dan dia mengajukan pengaduan ke polisi setelah penyelenggara pernikahan menolak untuk membayar kompensasi.

Profesor zoologi, Suryakanta Mishra yang telah menulis buku tentang perilaku hewan mengatakan kepada Hindustan Times bahwa suara keras meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada burung.

"Ayam diatur oleh ritme sirkadian yang dikendalikan oleh siklus terang tau gelap alami siang dan malam. Kegembiraan atau stres yang tiba-tiba karena musik yang keras dapat mengganggu jam biologis mereka,” kata Prof Mishra.

Baca Juga: Duh! Puluhan Ayam Mati Mendadak Gara-gara Dengar Musik Hajatan Terlalu Kencang
Mentan: Pembibitan Ayam Kampung Jangan Hanya di Jawa Saja

Kabar baiknya, insiden itu berakhir bahagia, kecuali untuk ayam-ayam yang mati. Polisi meyakinkan pihak-pihak yang bertikai untuk menyelesaikan masalah bersama.

"Kami belum melakukan tindakan apa pun karena (peternak unggas) mencabut pengaduannya," kata petugas polisi Droupadi Das.


 

Video Terkait