Ini Dia Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kuda

Ilustrasi Pupuk (Pixabay)

Editor: Dera - Rabu, 24 November 2021 | 12:30 WIB

Sariagri - Pupuk merupakan suatu bahan untuk menutrisi tanaman yang mengandung unsur hara agar kesuburan tanah semakin meningkat dan tanaman dapat tumbuh optimal. 

Adapun salah satu yang sering digunakan adalah pupuk organik yang terbuat dari beberapa kotoran hewan seperti kotoran kambing, sapi dan ayam hingga kuda. 

Kotoran kuda merupakan jenis pupuk yang mudah mengalami penguraian. Namun karena kotoran kuda segar mengandung biji gulma dengan kadar tinggi, sebaiknya dibiarkan membusuk dengan baik agar tanaman tidak ditumbuhi banyak gulma.

Baca Juga: Ini Dia Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kuda
Viral Kuda Delman Dibiarkan Terguyur Hujan Deras hingga Basah Kuyup, Warganet: Jahat Banget!

Peneliti dari Universitas Trunojoyo Madura Bernama Syah di Desa Binoh Burneh, Kabupaten Bangkalan Madura mengungkapkan ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuat pupuk organik. 

Berikut langkah-langkah pembuatan pupuk organik dari kotoran kuda. 

  1. Menyiapkan larutan yang merupakan campuran bakteri EM4 (Efektif Mikroorganisme 4), gula dan air. Semua bahan tersebut dicampur dan diaduk secara sempurna.
  2. Membuat campuran bahan dari kotoran kuda, sekam dan dedak secara merata.
  3. Kemudian langkah berikutnya adalah menyiram larutan campuran yang telah digabungkan ke dalam campuran bahan yang berasal dari kotoran kuda, sekam dan dedak.
  4. Pencampuran larutan harus dilakukan secara perlahan-lahan hingga merata dan kandungan air mencapai kurang lebih 30-40 persen.  Pencampuran yang sempurna ditandai dengan tidak adanya tetesan air ketika kita menggenggam campuran bahan.
  5. Kemudian bahan tersebut disimpan di tempat yang kering atau dapat juga dimasukan ke dalam ember atau karung dan biarkan hingga 4-7 hari.
  6. Setelah terpenuhi, karung atau ember dapat dibuka kembali dan campuran bahan tersebut akan berubah menjadi bokashi. Bokashi yang telah siap dijadikan pupuk akan ditandai dengan warannya yang hitam, gembur, tidak panas serta tidak berbau. Selamat mencoba!

Video Terkait