Agar Tak Punah, Bola-bola Bekas Turnamen Tenis Wimbledon Dijadikan Rumah untuk Tikus

Bola tenis jadi rumah tikus. (Amusing Planet)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 18 November 2021 | 18:40 WIB

Sariagri - Setiap tahun, jumlah bola tenis yang digunakan selama berlangsungnya turnamen Wimbledon ternyata luar biasa banyak, lebih dari 54.000. Ini disebabkan tingginya intensitas pergantian bola, untuk memastikan bola tidak usang atau menjadi terlalu hangat hingga mempengaruhi dinamika fisik bola.

Selain banyak yang dijual kembali kepada penonton di lapangan, hampir 700 bola hilang setiap tahun, karena diambil oleh penonton dan disimpan sebagai suvenir.

Nah, ternyata, banyaknya jumlah bola bekas ini memunculkan ide di kalangan pelestari lingkungan. Sejak tahun 2001, banyak bola tenis bekas ini disumbangkan ke pegiat lingkungan untuk dijadikan sebagai rumah tikus di seluruh wilayah Inggris.

Di Inggris, tikus Eurasia biasanya ditemukan di ladang tanaman sereal, seperti gandum dan gandum dan di vegetasi tanah tinggi lainnya, seperti rumput panjang. Seekor tikus dewasa beratnya hanya 4 gram. Tikus biasanya membangun rumah mereka dari rerumputan dan alang-alang, atau menempel pada batang.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, habitat tikus semakin terancam oleh metode pertanian intensif. Banjir tahunan juga menghancurkan rumah mereka.

Beberapa konservasionis hewan kemudian menemukan bahwa bola tenis bisa menjadi rumah tahan air yang sangat baik untuk hewan pengerat kecil. Caranya sederhana, hanya dengan membuat lubang kecil pada bola.

Baca Juga: Agar Tak Punah, Bola-bola Bekas Turnamen Tenis Wimbledon Dijadikan Rumah untuk Tikus
Kasihan! Kepala Beruang Ini Tersangkut Plastik Selama 28 Hari



Bola-bola tersebut selanjutnya dilekatkan pada tiang sekitar satu meter atau satu setengah meter dari tanah di mana mereka dapat membuat sarang dengan relatif aman dari burung pemangsa dan musang, yang terlalu besar untuk melewati lubang.

Melansir Amusing Planet, selain turnamen Wimbledon, banyak klub tenis rumput di seluruh Inggris Raya secara teratur menyumbangkan bola tenis bekas ke berbagai organisasi konservasi satwa liar untuk membantu mereka dalam upaya konservasi.

Video Terkait