Lihat Peluang, Leonardo DiCaprio Jadi Investor untuk Industri Daging Budi Daya

Ilustrasi daging mentah (Pexels)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 17 November 2021 | 18:10 WIB

Sariagri - Aktor Leonardo DiCaprio menjadi investor di berbagai startup produsen protein alternatif. Ia terus memperluas portofolionya di bisnis daging buatan atau cultured meat.

Terbaru, pegiat lingkungan hidup ini menanamkan saham di perusahaan Aleph Farms dan Mosa Meat, dua perusahaan yang mengembangkan produk daging budi daya dari sel sapi. DiCaprio juga akan menjadi penasihat bagi kedua perusahaan tersebut.

"Salah satu cara paling berdampak untuk memerangi krisis iklim adalah mengubah sistem pangan kita," kata DiCaprio dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip treehugger.com.

Menurutnya, dua perusahaan, Mosa Meat and Aleph Farms menawarkan cara baru untuk memenuhi permintaan daging sapi dunia, sambil memecahkan beberapa masalah paling mendesak dari produksi daging sapi saat ini.

Isu lingkungan belakangan ini memang menjadi masalah dalam dunia peternakan lantaran limbah gas metan yang merusak lingkungan. Selain itu, isu kesejahteraan hewan juga menjadi perhatian, dan di sinilah tampaknya Leonardo DiCaprio ingin mengambil peran lebih besar, sembari tentu saja mengembangkan investasinya dari bisnis baru ini.



Masa depan Industri daging budi daya

Sebuah laporan Life Cycle Assessment oleh firma riset independen CE Delft pada bulan April menemukan bahwa daging yang ditanam di laboratorium "diproyeksikan dapat mengurangi dampak iklim sebesar 92%, mengurangi polusi udara sebesar 93%, menggunakan 95% lebih sedikit lahan, dan 78% lebih sedikit air daripada industri daging sapi asli (tradisional).

Sementara seperti dilansir greenqueen.com.hk, sebuah penelitian baru menemukan bahwa seluruh sistem pangan menghasilkan sekitar 17,3 miliar ton gas rumah kaca (GRK) per tahun secara global, dan lebih dari setengahnya terkait dengan produksi makanan berbasis hewani. Sapi menyumbang sekitar 65% dari emisi sektor peternakan, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa, FAO.

Saat ini industri daging budidaya masih menuai perdebatan untuk menggeser peran industri peternakan tradisional. Perusahaan yang bergerak di bidang tersebut masih harus mendapatkan persetujuan peraturan untuk menjual produk mereka, dan baru ada satu perusahaan (Eat Just) di satu negara yakni Singapura yang sudah mendapat ijin tersebut.

Investor seperti DiCaprio berharap bahwa pada tahun 2030 daging yang dibudidayakan akan lebih mampu bersaing karena memiliki biaya yang lebih kompetitif dibandingkan dengan industri tradisional. Menurut Good Food Institute, perusahaan daging budidaya mampu mengumpulkan total 366 juta dolar AS pada tahun 2020.

Baca Juga: Lihat Peluang, Leonardo DiCaprio Jadi Investor untuk Industri Daging Budi Daya
Kementan Remajakan RPH untuk Perkuat Hilirisasi Peternakan



Analis telah memproyeksikan pasar daging yang dibudidayakan dapat mencapai 25 miliar dolar AS pada tahun 2030. Sebuah perjalanan besar yang bakal mengubah dunia.

 

Video Terkait