Dianggap Menjijikan, Ternyata Ini yang Dilakukan Lalat Ketika Hinggap Dimakanan

Ilustrasi Lalat (Pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 13 November 2021 | 16:30 WIB

Sariagri - Seringkali kita merasa jijik ketika melihat makanan kita dihinggapi lalat. Namun, pernah tidak Sobat Agri bertanya-tanya apa yang sedang dilakukan oleh lalat?

Ravindra Palavalli-Nettimi dan Jamie Theobald, para ilmuwan biologi dari Florida International University, menulis penjelasan di sebuah artikel di The Conversation bahwa lebih dari 110.000 spesies lalat yang diketahui ternyata tidak memiliki gigi. Jadi, lalat tidak dapat mengunyah makanan padat.

Sebenarnya, fungsi dari mulut lalat sendiri seperti sedotan spons. Begitu hinggap di makanan, lalat akan melepaskan cairan pencernaan untuk mencairkannya menjadi sup yang sudah dicerna dan bisa mereka telan.

"Mereka memuntahkan makanan ke dalam gelembung muntah untuk mengeringkannya sedikit. Setelah air menguap, mereka dapat menelan makanan yang lebih pekat ini." tulis para ilmuwan biologi tersebut.

Untungnya, manusia tidak perlu meludah dan memuntahkan semua ini untuk mendapatkan nutrisi dari makanan. 

"Tapi manusia menghasilkan jus pencernaan dalam air liur, enzim yang disebut amilase, yang mencerna beberapa roti sandwich saat kamu mengunyah makanan," kata mereka.

Enzim amilase memecah pati, yang tidak dapat kamu rasakan, lalu menjadi gula sederhana seperti glukosa. Itu sebabnya mengapa ketika kamu memakan roti akan terasa semakin manis ketika kamu lama mengunyahnya.

Hal menarik lainnya dari hewan yang memiliki nama ilmiah diptera ini dapat mencicipi makanan tanpa menggunakan mulutnya. Lalat akan menggunakan reseptor di kakinya untuk merasakan apakah makanan ini adalah sesuatu yang bergizi baginya.

Perilaku ini disebut sebagai kegiatan perawatan membersihkan sensor rasa pada rambut halus di kakinya, untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang apa yang ada dalam makanan yang ditumpanginya.

Jauh lebih lanjut lagi, para ilmuwan biologi menjelaskan bahwa ketika seekor lalat mendarat di makanan, itu mungkin bukan makanan pertama yang dihinggapinya.

Karena lalat pada dasarnya sering duduk di benda-benda kotor, seperti tempat sampah atau makanan busuk yang penuh dengan mikroba. Tentunya karena hal itu kuman dapat menumpang dan jika lalat tetap tinggal cukup lama di makanan, kuman tersebut dapat berpindah ke makanan milikmu.

"Ini jauh lebih berbahaya daripada air liur mereka (para lalat) karena beberapa mikroba dapat menyebabkan penyakit, seperti kolera dan tifus," tegas para ilmuwan biologi itu mewanti-wanti. 

Baca Juga: Dianggap Menjijikan, Ternyata Ini yang Dilakukan Lalat Ketika Hinggap Dimakanan
Jarang Diketauhi! Ini 6 Manfaat Minyak Ikan Untuk Kesehatan Kucing

"Tetapi jika lalat tidak bertahan lebih lama dari beberapa detik, kemungkinan perpindahan mikroba rendah dan makanan kamu mungkin baik-baik saja." lanjutnya.

Para ilmuwan menyarankan, untuk mencegah lalat mendarat di makanan, kamu harus selalu menutupi makanan tersebut. 

"Jika rumah Anda dipenuhi lalat, kamu dapat menggunakan perangkap sederhana untuk mengusirnya. Tumbuhan karnivora juga dapat memakan lalat dan membantu mengendalikan populasinya." tutupnya.

Video Terkait