Sosok Pria Viral Lecehkan Anjing yang Dapatkan Karma dari Sapi Diburu PETA, Hadiahnya Rp9,6 Juta

Seorang pria kena karma karena siksa anjing. (Twitter)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 4 November 2021 | 14:10 WIB

Sariagri - Sebuah kelompok penyayang binatang, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), India menawarkan hadiah hingga Rs 50.000 setara Rp9,6 juta kepada siapa saja yang dapat memberikan informasi tentang seseorang yang melecehkan seekor anjing dan kemudian diseruduk sapi.

Sebuah kejadian viral beberapa waktu lalu, dimana seorang pria tampak menjewer anjing, tak beberapa lama mendapatkan karma dari seekor sapi dengan cara menyeruduk. Video itu dibagikan oleh Susanta Nanda di Twitter.

PETA India mengatakan mereka membutuhkan informasi tentang pria yang melakukan kekerasan sehingga dapat mengarah pada sebuah kasus, penangkapan dan hukumannya.

“Siapa pun yang memiliki informasi tentang identitas pelaku didesak untuk menghubungi saluran bantuan darurat hewan PETA India di (0) 9820122602 atau email [email protected] Identitas pelapor akan dirahasiakan jika diminta,” tulis PETA India dalam rilisnya.

“Kami meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk segera datang membantu anjing dan manusia karena, seperti yang diperingatkan oleh psikolog, orang yang melakukan kekerasan sering kali beralih dari melecehkan hewan menjadi menargetkan manusia,” jelas Manajer Asosiasi Tim Tanggap Darurat PETA India, Meet Ashar.

Baca Juga: Sosok Pria Viral Lecehkan Anjing yang Dapatkan Karma dari Sapi Diburu PETA, Hadiahnya Rp9,6 Juta
Viral, Sherina Kembali Soroti Kekerasan pada Seekor Anjing di Bali

“Sapi pahlawan ini mengingatkan kita untuk tidak pernah diam menjadi penonton pelecehan. Jika Anda melihat hewan disalahgunakan, cobalah untuk menghentikan tindakan kejam itu dan segera hubungi polisi,” tambahnya.

PETA India memiliki moto “hewan tidak boleh disalahgunakan dengan cara apa pun”, hal ini menunjukkan bahwa tindakan kekejaman terhadap hewan menunjukkan gangguan mental yang mendalam.
Penelitian di bidang psikologi dan kriminologi menunjukkan bahwa orang yang menganiaya hewan seringkali tidak berhenti sampai di situ, banyak yang beralih menyakiti manusia. Dalam sebuah penelitian terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga, 60 persen wanita mengatakan pasangan mereka yang kasar telah melukai atau membunuh anjing atau hewan lainnya, jelas rilis tersebut.

Video Terkait