Cara Mudah Budi daya Maggot yang Berikan Banyak Keuntungan

Ilustrasi maggot. (Antara)

Editor: M Kautsar - Senin, 25 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Sariagri - Belakangan ini maggot atau belatung marak digunakan baik oleh masyarakat, peternak hingga pemerintahan. Tak heran jika maggot sekarang banyak dibudidayakan.

Maggot merupakan larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Lalat ini tidak menularkan bakteri, penyakit bahkan kuman kepada manusia. Kebanyakan orang menggunakan maggot untuk pengelolaan sampah organik. Sebanyak 10 ribu maggot dapat menghabiskan satu kilogram sampah organik dalam waktu 24 jam.

Kandungan protein maggot terbilang tinggi, sehingga banyak peternak menggunakannya sebagai pakan ternak. Salah satu yang paling banyak menggunakannya adalah peternak ikan.

Untuk membudidayakan maggot terbilang murah dan cepat. Fase metamorfosa maggot ada lima tahap yaitu telur, larva, prepupa, pupa dan lalat dewasa. Proses itu hanya memakan waktu 40-45 hari.

Pertama, Sobat Agri dapat membuat dua kandang yaitu untuk maggot dan lalat BSF.

Untuk maggot dapat menggunakan kandang berukuran 2,5 x 4 x 3 meter. Selain itu, maksimal suhu pada kandang 36 derajat celsius, tidak terkena huan dan tidak terkena cahaya matahari langsung serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Sedangkan untuk BSF kandang harus bersuhu 30-38 derajat Celcius, tidak terkena hujan dan mendapatkan matahari langsung serta sirkulasi udara yang baik. Lalat tentara ini biasanya beraktivitas pukul 08.00 dan puncaknya pukul 11.00.

Untuk memancing kehadiran BSF, dapat menggunakan fermentasi dedak. Baunya yang amis memancing BSF datang dan berkembang biak.

Untuk dapatkan maggot, perhatikan media penetasan 

Kedua, setelah itu Sobat Agri perlu memperhatikan media penetasan telur BSF dan media pembesaran larva. Untuk penetasan telur dapat dibuat dari kardus atau triplek. Sementara untuk pembesaran larva dapat dibuat dari kayu yang dipenuhi dengan tanah gembur.

Baca Juga: Cara Mudah Budi daya Maggot yang Berikan Banyak Keuntungan
Kendalikan Serangga di Peternakan dengan 11 Tindakan Ini

Setelah menetas, pindahkan larva tersebut ke media pembesaran untuk menghindari telur-telur tertekan dan pecah. Sampah organik bisa digunakan sebagai makanan untuk maggot.

Ketiga, sekitar satu minggu setelah telur menetas, larva akan terbentuk. Waktu untuk panen maggot BSF sekitar dua sampai tiga minggu setelah penetasan telur.

Video Terkait