Peternak Kalkun Kudus Didampingi Tim Undip Buat Produk Makanan Beku

Seorang peternak kalkun di Kudus, Jawa Tengah menunjukkan produk olahan daging beku (frozen food). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Sariagri - Peternak kalkun di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengolah daging kalkun menjadi produk frozen food atau makanan beku yang siap dipasarkan. Mereka mendapatkan pendampingan dari Tim Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

"Alhamdulillah, berkat pendampingan dari Tim Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang, saya bisa membuat berbagai olahan daging kalkun menjadi makanan beku yang siap dipasarkan di berbagai daerah," ujar Marni, peternak kalkun di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Selasa (19/10/2021).

Produk makanan beku itu antara lain olahan daging siap saji, rica-rica kalkun, sate kalkun, kalkun goreng sambal terasi, kalkun asam manis dan kalkun ungkep.

Daging kalkun itu disajikan dalam bentuk beku agar ketika sepi permintaan masih bisa disimpan dalam jangka waktu lama sehingga peternak tidak merugi.

Menurut Marni, dibutuhkan waktu hampir satu tahun untuk memastikan cita rasa bumbu daging kalkun olahan itu memang layak dipasarkan.

Ketua Pelaksana PKUM Undip Cahya Setia Utama mengakui untuk membuat bumbu berbagai olahan daging kalkun membutuhkan waktu lama. Hal ini karena untuk memastikan kualitasnya memang layak dipasarkan harus melalui serangkaian uji coba.

Baca Juga: Peternak Kalkun Kudus Didampingi Tim Undip Buat Produk Makanan Beku
Bermula Dari Iseng, Kini Jadi Peternak Kalkun Sukses

"Setelah pendampingan yang cukup lama, akhirnya pada 18 September 2021 mulai dipasarkan, terutama melalui media sosial," ujarnya.

Hasilnya, lanjut dia, sudah banyak yang tertarik membeli olahan daging kalkun, baik dari Kota Semarang, Solo, Bogor, Subang, dan Jakarta.

Video terkait:

Video Terkait