Mengapa Kucing Lebih Aktif di Malam Hari? Ini Jawabannya

Ilustrasi kucing. (pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Sariagri - Banyak kucing menghabiskan waktunya sepanjang hari untuk tidur dan bermalas-malasan atau sekedar merebahkan diri. Sebaliknya, tak jarang, mereka terlihat lebih aktif saat hari menjelang malam.

Perilaku ini boleh jadi memunculkan pertanyaan. Mengapa sih, kucing lebih suka aktif beraktivitas pada malam hari. Benarkah, kucing adalah hewan nokturnal?

Untuk menjawab hal ini, Dr. Sabrina Kong, dokter hewan di Lathrop Veterinary Center dan penulis veteriner, dan Dr. Jonathan Roberts, dokter hewan di Excited Cats, untuk mencari tahu mengapa kucing selalu terjaga di malam hari.

Seperti diketahui, hewan nokturnal, seperti burung hantu dan rakun, lebih banyak menghabiskan waktu siang hari untuk tidur dan terjaga pada malam hari. Namun meski kucing sering aktif di malam hari, mereka ternyata tidak diklasifikasikan sebagai hewan nokturnal. Menurut Dr. Roberts, kucing sebenarnya adalah hewan krepuskular.

“Percaya atau tidak, kucing sebenarnya tidak aktif di malam hari. Mereka crepuscular. Crepuscular adalah kategori biologis yang menggambarkan hewan yang jam aktivitas puncaknya adalah saat senja dan fajar (disebut juga jam senja)," ungkap kata Dr. Roberts kepada The Dodo.

Kucing juga tidak tidur sepanjang hari, dan ini membuatnya berbeda dari hewan nokturnal. “Mereka mungkin lebih aktif selama bagian gelap hari, tetapi mereka tidak diatur untuk tidur sepanjang hari seperti kebanyakan hewan nokturnal,” tambah Dr. Kong.

Mengapa kucing aktif di malam hari?

Alasan mengapa kucing lebih aktif saat gelap adalah karena nenek moyang mereka. Kucing liar akan berburu selama periode cahaya redup agar tetap sejuk di lingkungan gurun mereka, dan akhirnya mewariskan sifat ini ke kucing peliharaan yang kita kenal sekarang.

“Kebiasaan aktivitas selama senja ini berkembang di sepupu liar kucing domestik yang hidup di lingkungan semi-gurun,” kata Dr. Roberts.

“Adaptasi ini memungkinkan mereka untuk berburu di hari yang sejuk dengan cahaya yang cukup untuk memvisualisasikan, menguntit, dan menangkap mangsanya," sambungnya.

Berburu saat senja dan fajar juga memberi kucing waktu yang lama untuk bersantai dan menghemat energi di sela-sela sesi berburu mereka.

“Jam-jam yang panjang antara waktu-waktu ini memungkinkan mereka untuk beristirahat dan memulihkan diri sebelum berburu berikutnya,” kata Dr. Roberts.

Cahaya redup saat senja juga membantu kucing liar menjauh dari pemangsa yang lebih aktif di siang hari dan juga kegelapan malam.

Lantas, sebenarnya, berapa banyak kucing menghabiskan waktunya untuk tidur?

Menurut Dr Kong, kucing cukup banyak menggunakan waktunya untuk tidur, terutama di siang hari, yang bisa membuat mereka tampak aktif di malam hari. “Kucing tidur 15 sampai 20 jam sehari dan kebanyakan di siang hari,” kata Dr. Kong.

Baca Juga: Mengapa Kucing Lebih Aktif di Malam Hari? Ini Jawabannya
Mudah Dilakukan! Begini 5 Cara Mengusir Kutu pada Kucing

Namun, tentu saja  kita tidak melihat kucing tidur selama 20 jam penuh. Dari situlah muncul istilah "catnap". Kucing biasanya akan tidur dalam waktu singkat 15 hingga 30 menit sepanjang hari. Namun meski terlihat tidur, mereka tidak tidur nyenyak selama itu. Mereka tetap waspada saat tidur sehingga mereka dapat mengetahui predator terdekat. "Ini bukan 'tidur nyenyak' yang mungkin kita pikirkan," kata Dr. Kong.

“Kucing menghabiskan sekitar 75 persen jam tidur mereka dalam tidur ringan, sementara hanya sekitar 25 persen yang dikhususkan untuk tidur nyenyak,” jelas Dr. Roberts.

Video Terkait