Tingkatkan Produktivitas, Ini Keunggulan Pakan Ternak Kambing Berbasis Indigofera

Green Concentrate Pellet pakan ternak kambing berbasis Indigofera zollingeriana.(Balitbangtan)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Sariagri - Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas, ternak kambing dengan memberikan pakan berkualitas. Indigofera zollingeriana (I. zollingeriana) merupakan salah satu hijauan pakan lokal yang memiliki kriteria sebagai pakan konsentrat.

Dilansir laman Balitbangtan, tanaman I. zollingeriana merupakan leguminosa pohon dengan produktivitas biomasa (helai daun, tangkai daun dan cabang) yang tinggi 33-51 ton BK/ha/tahun.

Kandungan serat kasar (SK) rendah 13-14%, kandungan protein kasar (PK) 25-31%. Kecernaan in vitro bahan kering yang cukup tinggi 71-86.3%. Tanaman ini dapat beradaptasi baik di tanah kurang subur, bergaram dan genangan.

Teknologi pengolahan pakan merupakan upaya dalam meningkatkan cadangan pakan berkualitas dengan harga kompetitif dan tersedia sepanjang waktu. Metode pengolahan pakan dalam bentuk pelet dapat meningkatkan ketersediaan pati melalui proses gelatinisasi, meningkatkan laju fermentasi rumen.

Untuk memaksimalkan potensi I. zollingeriana perlu pemanfaatan teknologi secara maksimal agar tidak semuanya terdegradasi di rumen tetapi lebih dimaksimalkan pada saluran pencernaan pascarumen (rumen bypass) sehingga dapat langsung dimanfaatkan ternak.

Sistem pemberian pakan campuran antara legum yang mengandung kadar tanin tinggi seperti C. calothyrsus dengan legum mengandung tanin rendah seperti I. zollingeriana dalam jumlah tertentu yang memiliki kandungan protein tinggi berpotensi dikembangkan.

Ini untuk mencegah sebagian protein terlarut yang ada dalam I. zollingeriana tidak terdegradasi di dalam rumen, yaitu dengan terikatnya protein pada tanin di C. calothyrsus sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan bobot badan, produksi susu, performans reproduksi dan meningkatkan konsentrasi asam lemak tak jenuh ganda (ALTJG) pada daging dan susu ternak ruminansia.

Pembuatan Green Concentrate Pellet (GCP)

Penelitian terkait Green Concentrate Pellet (GCP) dilakukan Dr. Andi Tarigan di Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kapo), salah satu UPT Puslitbangnak.

GCP adalah konsentrat berbasis indigofera. Bahan yang digunakan untuk pembuatan GCP antara lain indigofera, calliandra, bungkil inti sawit, solid (lumpur sawit), gaplek, molases dan ultra mineral.

Pembuatan dimulai dengan panen Indigofera zollingeriana dan Calliandra calothyrsus pada interval 60 hari dan tinggi pemotongan 1 meter dengan memotong bagian tajuk tanaman. Tanaman I. zollingeriana dan C. calothyrsus kemudian dijemur di lantai jemur 2-3 hari (kadar air 20%) agar tidak menyebabkan perubahan warna hijau.

Setelah itu digiling hingga menjadi tepung hijau, menggunakan alat mesin penggiling dengan saringan diameter 1 mm. Campuran bahan pelet dicampur (10 menit) hingga homogen sesuai dengan formula green concentrate perlakuan yang sudah disusun.

“Keunggulan GCP berbasis Indigofera zollingeriana adalah dapat meningkatkan pertambahan bobot badan, kecernaan, kualitas nutrisi, kualitas karkas dan daging, profil asam lemak daging yang baik serta menurunkan kandungan kolesterol daging dan darah kambing Boerkam,” ujar Dr. Andi Tarigan.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas, Ini Keunggulan Pakan Ternak Kambing Berbasis Indigofera
Jika Harga Jagung untuk Pakan Masih Naik, Peternak: Istana Mau Dikepung Telur dan Ayam

Pakan GCP berbasis I. zollingeriana dapat menggantikan penggunaan konsentrat konvensional sebagai sumber protein dan energi pada kambing Boerka.

Produk pakan GCP berbasis I. zollingeriana secara praktis dapat menyediakan pakan berkualitas tinggi pada kambing Boerka. Pemanfaatan pakan GCP dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pakan konsentrat seperti bungkil kedelai. 

Video terkait:

Video Terkait