Peluang Bisnis Nih! Raup Rupiah Lewat Urin Kelinci

Ilustrasi Urin Kelinci ternyata memiliki peluang bisnis. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 7 Oktober 2021 | 19:20 WIB

Sariagri - Mencari keuntungan dalam dunia peternakan ternyata tidak melulu soal pengolahan daging, telur, ataupun susu. Kita juga bisa mendulang untung melalui urin hewan ternak, salah satunya adalah urin kelinci.

Hewan imut dan menggemaskan ini ternyata tidak hanya dapat diambil daging atau kulitnya. Ternyata urin kelinci juga dapat menjadi peluang bisnis untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah yang sangat menguntungkan.

Saat ini, urin kelinci banyak dimanfaatkan oleh para petani untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Urin kelinci dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik karena kandungan urin kelinci kaya akan unsur hara, terutama unsur hara N atau yang kita kenal dengan nama urea.

Urin kelinci dapat diaplikasikan secara langsung pada tanaman ataupun melalui proses fermentasi. Urin kelinci yang telah melalui proses fermentasi di pasaran harganya mencapai Rp20.000 per liter, sedangkan urin kelinci yang tanpa melalui proses fermentasi hanya Rp 2.000 per liter.

Rata-rata dari 10 ekor kelinci yang dimiliki petani, kelinci akan mengahasilkan urin rata-rata  sekitar 2 liter per hari. Pupuk organik dari urin kelinci ini dapat membantu masa vegetatif dalam pembentukan akar, daun, batang dan anakan jika diaplikasikan pada tanaman padi.

Selain itu urin kelinci juga dapat membantu pembentukan zat hijau pada daun yang berfungsi dalam proses fotosintesis. Penelitian pemanfaatan urin kelinci sebagai pupuk organik cair telah banyak dilakukan oleh para peneliti, salah satunya adalah seorang peneliti dari Departemen Agronomi dan Holtikultura, IPB yang bernama Kristianto dan Aziz.

Penelitian yang dilakukannya memiliki judul “Aplikasi Pupuk Organik Cair Urin Kelinci meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Caisim Organik” dilakukan di Yayasan Bina Sarana Bakti, Cisarua Bogor.

Baca Juga: Peluang Bisnis Nih! Raup Rupiah Lewat Urin Kelinci
Dengan Teknik Pirolisis, Kotoran Sapi dan Limbah Susu Bisa Jadi Pupuk Kaya Nutrisi

Dalam hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa terdapat hasil yang nyata peningkatan pertumbuhan dan hasil komoditas caisim karena diberikan pupuk cair organik yang berasal dari urin kelinci.

Konsentrasi POC 10% akan menghasilkan bobot caisim layak jual tertinggi dengan presentasi peningkatan sebesar 72,8% sehingga pupuk organik cair (POC)  dapat dijadikan sebagai pilihan yang baik karena sangat menguntungkan dari segi ekonomi.

Jadi mulai saat ini, segera kumpulkan urin kelinci kamu Sobat Agri, siapa tahu dompet kamu makin tebal.

Video Terkait